Read Time:2 Minute, 12 Second
Juru Bicara Ketua Pelaksana Komisi Pemilihan Umum Mahasiswa (KPU-M), Muhammad Rahman (Kiri) dan Wakil Juru Bicara Andi Gilang (Kanan) di Sekretariat KPU-M, di Gedung Badan Layanan Umum (BLU) lantai 4 UIN Raden Fatah Palembang, Rabu (28/01/2025). Ukhuwahfoto/Ahmad Hafiizh Kudrawi

UIN RF – Ukhuwahnews | Pengumpulan berkas bakal calon Dewan Eksekutif Mahasiswa Universitas (DEMA-U), Senat Mahasiswa Universitas (SEMA-U), Dewan Eksekutif Mahasiswa Fakultas (DEMA-F), Senat Mahasiswa Fakultas (SEMA-F), serta Himpunan Mahasiswa Program Studi (HMPS) diselenggarakan oleh Komisi Pemilihan Umum Mahasiswa (KPUM) UIN RF, di lantai 4 gedung BLU kampus A UIN RF Palembang, Rabu (28/01/2026).

Pembukaan pengumpulan berkas dibuka di sekretariat KPU-M dengan tenggat waktu pukul 10.00-15.00 WIB.

“Sejauh ini kami sudah menerima lima berkas yang masuk,” ucap Muhammad Rahman sebagai Juru Bicara Ketua Pelaksana.

Kegiatan Pemilihan Umum Raya Mahasiswa (PEMIRA) ini memiliki persiapan yang rumit dan menghabiskan banyak waktu.

“Kami sudah mempersiapkan ini dari bulan 11 kemarin, panitia pun ikut diseleksi dengan tenggat waktu kurang lebih dua minggu,” ujarnya.

Terdapat beberapa persyaratan untuk pendaftar, salah satunya ialah memiliki integritas yang tinggi terhadap UIN RF minimal semester tujuh, dan minimal IPK.

“Maksud dari integritas adalah pembawaan karakter dirinya, harus mempunyai prinsip, berpihak kepada kepentingan mahasiswa, dan calon harus murni berorientasi kepada mahasiswa,” ucapnya.

Calon DEMA-U juga memiliki persyaratan, yakni jenjang karir kepemimpinan, karena di UIN RF telah memiliki ruang pelatihan.

“Jenjang paling dasar itu dilaksanakan oleh DEMA-F setiap fakultas, yaitu (Pelatihan Kepemimpinan Mahasiswa Tingkat Dasar (PKMTD). Lalu ada Pelatihan Kepemimpinan Mahasiswa Tingkat Menengah (PKMTM) dan yang paling tinggi itu Kepemimpinan Mahasiswa Tingkat Lanjut yang juga diselenggarakan oleh DEMA-U,” jelas Rahman.

Rahman memaparkan bahwa panitia melangsungkan kegiatan secara terbuka dan publikasi yang jelas.

“Kami berusaha menjalankan PEMIRA ini sebaik dan seterbuka mungkin. Kami upload di sosial media, terutama instagram sehingga adanya transparansi jadi semua pihak UIN RF, baik rektorat maupun civitas akademika mengetahui apa yang kami lakukan,” jawabnya.

Terakhir, ia menghimbau bagi tim Pasangan Calon (Paslon) pemenangan, untuk tidak melakukan aksi yang membahayakan selama berlangsungnya PEMIRA 2026.

“Jangan menghina siapapun, mengganggu ketertiban umum, serta tidak ada kampanye yang anarkis,” katanya.

Hingga hari ini, sudah ada dua tim pemenangan. Artinya, PEMIRA dapat dilangsungkan.

“Kemarin kami menggunakan sistem aklamasi karena hanya memiliki satu kandidat, namun sekarang sudah ada dua tim pemenangan. Makanya kami adakan pemilihan,” tambah Andi Gilang selaku Wakil Juru Bicara.

Pihak Advokasi, Mirza Ghulam Asta menambahkan harapannya untuk calon yang akan terpilih nanti.

“Harapannya, bawalah UIN RF ke kancah nasional dan internasional. Siapapun yang terpilih semoga bertanggung jawab kepada tugasnya,” tutupnya.

Reporter: Bunga Vhiane Queenara
Editor: Nabilla Kartika Wiranti

About Post Author

Nabilla Kartika Wiranti

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
100 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %

Average Rating

5 Star
0%
4 Star
0%
3 Star
0%
2 Star
0%
1 Star
0%

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Previous post Perdana Aksi Donor Darah UIN RF: Kolaborasi Persit Kartika Chandra Kirana
Next post Kue 8 Jam Kudapan Lezat Khas Palembang