
Meranjat Ilir – Ukhuwahnews | Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Islam Negeri Raden Fatah (UIN RF) Palembang Angkatan 83 adakan sosialiasi uang digital yang membahas tentang Qris (Quick Response Code Indonesian Standard), PeKA (Peduli, Kenali, Lakukan) dan Rupiah di Balai Desa Meranjat Ilir, Minggu (13/07/2024).
Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan literasi keuangan digital masyarakat desa, khususnya dalam menghadapi era transaksi non-tunai yang semakin berkembang. Dalam sosialisasi tersebut, mahasiswa KKN memperkenalkan QRIS sebagai sistem pembayaran digital yang cepat, mudah, murah, aman, dan andal. Para peserta, yang terdiri dari perangkat desa, pelaku UMKM, dan masyarakat umum.
Baca Juga: Mahasiswa KKN Sosialisasi Cinta Rupiah dan QRIS di Desa Tebing Gerinting Utara
Ketua KKN Kelompok 41, M. Amri Rahman mengatakan sosialisasi ini bertujuan untuk memperkenalkan penggunaan uang digital kepada masyarakat, yang mencakup topik QRIS, PEKA, dan pentingnya menjaga Rupiah.
“Kami telah melakukan berbagai persiapan, mulai dari menyusun materi, membagi tugas antar anggota, hingga melakukan simulasi penyampaian materi agar setelah mengikuti sosialisasi tersebut, masyarakat dapat memahami dan mulai menerapkan penggunaan uang digital dalam kehidupan sehari-hari,” ungkap amri.
Kepala Desa Meranjat Ilir, Ikmal M. Zaman mendukung semua kegiatan mahasiswa yang berdampak positif untuk masyarakat meranjat ilir termasuk dalam bidang pengetahuan dan penerapan di kehidupan sehari-hari.
“Saat anak-anak KKN datang kesini, kami sangat terbuka untuk berkolaborasi untuk agenda apapun yang bisa berdampak baik untuk masyarakat apalagi memudahkan mereka perihal bertransaksi dalam berwirausaha,” kata ikmal.
Sosialisasi ini diisi dengan penyampaian makna dari Qris yang meningkatkan efisiensi dalam bertransaksi, harus peduli terhadap perlindungan data pribadi dengan cara lebih bijak mengenal modus social engineering serta melakukan perlindungan data pribadi dengan membuat password yang lebih aman.
Penulis: Kelompok 41 KKN Angkatan 83 UIN RF Palembang
Editor: Rhessya Maris
About Post Author
Rhessya Maris
More Stories
Menelisik Cerita Animisme Runtuh di Desa Sedupi
[caption id="attachment_5105" align="aligncenter" width="1074"] Ukhuwah Desain/Ahmad Hafiz Qudrawi[/caption] Kentalnya unsur animisme tak bisa disangkal sangat kuat terutama di Nusantara, karena...
YIM Sumsel Dorong Literasi Jurnalis Untuk Perangi HIV, TB dan NAPZA di Palembang
[caption id="attachment_4997" align="aligncenter" width="1619"] Penyampaian materi oleh Nila erina pada acara Program Community Strengthening system-Human Right di Azza Hotel Kota...
FJPI Sumsel Gelar Workshop KBGO: Perempuan Masih Rentan Jadi Target Kekerasan Digital
[caption id="attachment_4914" align="aligncenter" width="2560"] Suasana Workshop Isu Kekerasan Berbasis Gender Online (KBGO) yang menghadirkan Jasmine Floretta sebagai narasumber dari Media...
Kolaborasi JPPR dan Kesbangpol Tingkatkan Kualitas dan Partisipasi Pemilih Palembang
[caption id="attachment_4898" align="aligncenter" width="1280"] Kepala bidang (Kabid) Politik Dalam Negeri (Poldagri) Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) kota Palembang, Farid Wajidi...
Langkah Awal untuk Bumi lebih Bersih dan Hijau
[caption id="attachment_4886" align="aligncenter" width="2560"] Foto bersama murid SMP Widya Bhakti yang antusiasme dalam kegiatan bertema lingkungan di Lorong Yakin, RT...
Sedupi Menangis di Balik Tarian: Siapa yang Akan Menari Setelah Kami?
[caption id="attachment_4883" align="aligncenter" width="1600"] Tiga Maestro penari Tari Si Burung Putih dan kain songket khas Palembang. Minggu, (16/112025) Ukhuwahfoto/Jimas Muamar[/caption]...

Average Rating