Read Time:1 Minute, 31 Second
Kepala bidang (Kabid) Politik Dalam Negeri (Poldagri) Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) kota Palembang, Farid Wajidi menjawab pertanyaan peserta pada sesi diskusi Kelas Pemilih Cerdas. Kamis, (20/11/2025).

Palembang – Ukhuwahnews | Jaringan Pendidikan Pemilih untuk Rakyat (JPPR) Kota Palembang berkolaborasi dengan Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol), Dewan Perwakilan Daerah (DPD) Partai Kristen Indonesia (Parkindo) serta DPD Barisan Rakyat 01 Juni (BARAK 106) Sumsel mengadakan kelas pemilih cerdas, Kamis (20/11/2025).

Kelas Pemilih Cerdas ini bertemakan “Suara kita, masa depan kita: Meningkatkan angka partisipasi dan kualitas pemilih melalui edukasi dan dialog.”

Koordinator JPPR Kota Palembang, Efran Martahan Hutapea menyampaikan terkait munculnya golongan putih (golput) saat pesta demokrasi itu disebabkan oleh beberapa faktor.

Baca Juga: Sinopsis Film Serigala Langit : Kisah Pilot Gadhing Baskara yang Harus Berjuang Bangkit dari Kegagalan dan Mencari Jati Diri.

“Faktor yang mempengaruhinya ialah ketidakpercayaan masyarakat terhadap institusi politik, apatisme dan keletihan politik, kendala teknis dan administratif, kurangnya pendidikan politik serta pengaruh media sosial,” ungkap Efran.

Membahas tentang apatisme, Samuel Rio selaku tokoh pemuda Sumatera Selatan memperjelas hal tersebut yang menurutnya menjadi masalah utama dalam pemilihan.

“Jika political efficacy generasi muda itu masih rendah, maka apatisme politik akan muncul di setiap menjelang pemilu,” ucap Samuel.

Samuel juga menambahkan informasi terkait pentingnya partisipasi pemilih yang akan menentukan legitimasi pemerintah terkhusus kota Palembang.

“Ketika kita ingin menjadi seorang pemilih yang berkualitas, kita harus memiliki beberapa aspek yang bisa mendorong pembangunan kota berbasis kebutuhan rakyat, menghasilkan pemimpin yang berintegritas dan mencegah polarisasi politik lokal,” ujarnya.

Di sisi lain, Kabid Poldagi Kesbangpol Farid Wajidi menyatakan upaya pemerintah kota palembang dalam meningkatkan partisipasi masyarakat dimulai dari pendidikan pemilih, pendidikan electoral dan pendidikan pemilih mula.

“Generasi muda sebagai penerus bangsa harus berpartisipasi dalam mewujudkan perjalanan bangsa, termasuk dalam menyukseskan pemilu,” quotes penutupnya.

Reporter: Viana Julita
Penulis: Vivin Noor Azizah

About Post Author

Vivin Noor Azizah

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %

Average Rating

5 Star
0%
4 Star
0%
3 Star
0%
2 Star
0%
1 Star
0%

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Previous post Sinopsis Film Serigala Langit : Kisah Pilot Gadhing Baskara yang Harus Berjuang Bangkit dari Kegagalan dan Mencari Jati Diri.
Next post Leluhur Desa Sedupi: Menyusuri Sejarah Puyang dan Pusaka yang Dihormati