Read Time:1 Minute, 56 Second
Tampak depan Masjid Sultan Mahmud Badaruddin Jayo Wikromo, Palembang, Rabu (18/02/2026).
Ukhuwahfoto/Tanya Zalzalbilla

Palembang – Ukhuwahnews | Masjid Agung Sultan Mahmud Badaruddin Jayo Wikromo Kota Palembang siapkan berbagai rangkaian pelaksanaan kegiatan dan kebersihan masjid guna menyambut bulan suci Ramadhan 1447H, yang bertempat di Jl. Jend. Sudirman, 19 Ilir, Kec. Bukit Kecil, Kota Palembang, Sumatera Selatan, Rabu (18/02/2026).

Sekretaris umum Yayasan Masjid Agung Palembang Kemas Iqbal Hasan Zainal mengatakan, sejak memasuki bulan Syakban pengurus masjid sudah mempersiapkan semuanya mulai dari kebersihan tempat dan penyegaran pompa air yang di dukung oleh Perumda Tirta Musi, Penerangan dan sound sistem.

“Persiapan pertama, kita siapkan tempatnya, kebersihan di beberapa titik lokasi untuk melaksanakan kegiatan Amaliyah Ramadhan, seperti menambah shaf sholat sebagai sarana untuk tempat berwudhu kita juga menyiapkan tempat-tempat penampungan air,”katanya saat ditemui.

Selain itu, para ustaz dan kiyai untuk mengisi kegiatan Amalia Ramadhan sudah disiapkan dan disusun oleh bidang peribadatan dan imam besar, serta cawisan yang biasanya hanya tiga kali sehari, tapi dibulan ramadhan empat kali dalam sehari.

Baca juga: Sambut Imlek 2577: Umat Tionghoa Palembang Sembahyang di Klenteng Dewi Kwan Im

“Yang biasanya cawisan sebelum ba’da zuhur, ba’da asar dan ba’da magrib di malam tertentu sedangkan di bulan ramadhan ini, ba’da zuhur, bada asar, menjelang magrib tanda waktu berbuka subuh,” ujarnya.

Program tahunan yang sudah berjalan selama empat tahun menggunakan sistem berbuka bersama dengan metode yang disusun dan disiapkan semua takjil, lalu jemaah datang. Serta minimum takjil dan nasi yang disiapkan sebanyak 600 kotak per hari dan bisa lebih.

“Sebelum magrib, kita bagikan takjil isinya kurma dan air mineral, lalu setelah sholat magrib kita berkumpul dan makan bersama dalam satu ruagan kuba namanya,” tuturnya.

Bagi meraka program besar di bulan ramadhan yang ada di Masjid Agung ialah memberikan buka puasa, dan mengurusi orang-orang yang berpuasa. Lalu di malam sepuluh hari terakhir ramadhan, selain iftar dan makan bersama akan ada sahur untuk para jemaah musafir.

Ia mengajak, kepada para jemaah di tahun ini agar mengambil kesempatan kiranya menjadikan ramadhan di tahun 1447 menjadi ramadhan terbaik.

“Harapannya jemaah di tahun ini lebih banyak lagi dari tahun kemarin, kemudian kepada seluruh Masyarakat Jemaah yang ada di Kota Palembang, kiranya ingin membagikan sebagian hartanya untuk berpartisipasi dalam Program Memberikan makan, kami siap menerima.”tutupnya.

Reporter: Tanya Zalzalbilla
Editor: Jimas Muamar

About Post Author

Tanya Zalzalbilla

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %

Average Rating

5 Star
0%
4 Star
0%
3 Star
0%
2 Star
0%
1 Star
0%

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Previous post Sambut Imlek 2577: Umat Tionghoa Palembang Sembahyang di Klenteng Dewi Kwan Im
Next post Malang Tubuh Puan