
Palembang – Ukhuwahnews | Sekelompok Komunitas dan Pegiat Sosial menggelar kegiatan ‘Ruang Bebas Rupiah’ guna menyalurkan pesan-pesan kepedulian di bidang sosial, yang resmi dibuka di Lapangan Rumah Susun (Rusun) Kawasan 26 Ilir Palembang pada Minggu (15/02/2026).
Kegiatan ini bersifat kolektif, alasan digelarnya acara ini ialah beranjak dari rasa kepedulian terhadap kualitas pendidikan di Palembang.
“Kami ingin memberikan sebuah pendidikan yang memang dibutuhkan, karena kita tahu kondisi kualitas guru kita, tahu kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) dalam mengajar. Jadi kita memberikan ruang kepada teman-teman (anak- anak di sini),” ungkap Muhammad selaku penginisiator dari kolektif.
Selain dari segi pendidikan, agenda ini membagikan sandang kepada masyarakat, yang masih pantas digunakan.
“Kita juga memberikan pakaian, masih layak pakai sebelum diberikan kepada masyarakat, kami sortir dulu,” jelasnya.
Baca juga: Ruang Bebas Rupiah Upaya Kolektif: Wujudkan Pendidikan, Kesehatan, dan Hidup Layak
Lebih lanjut, ia menambahkan penjelasan terkait alasan Komunitas Kolektif hanya menggelar pembagian pakaian, karena dinilai lebih efektif.
“Kalau kita memberikan pangan, itu terlalu konsumtif. Sangat mudah digapai oleh masyarakat. Lalu tidak mungkin kita memberi papan berupa rumah, kan kita tidak mampu untuk menyediakannya untuk seluruh warga,” tambahnya.
Bagi Muhammad, realisasi kegiatan ini juga adalah bentuk rasa syukur atas rezeki yang dimilikinya, sehingga harus berbagi sesama.
“Saya bekerja, dan saya percaya bahwa di dalam rezeki yang diberikan oleh Tuhan kepada saya, di situ terletak juga milik orang lain,” ujarnya ketika diwawancarai.
Terakhir, tentunya ia selaku salah satu perumus ide Ruang Bebas Rupiah, turut menyampaikan harapannya mengenai kegiatan kolektif kali ini.
“Harapannya untuk teman-teman, jaga dan bantu sesama warga,” tuturnya.
Kegiatan ini dalam bentuk kesadaran kolektif, banyak yang terlibat, seperti Komunitas Benah Palembang dan Pegiat Sastra. Diinisiasi oleh lintas komunitas dan perkawanan, dengan tingkat solidaritas tinggi demi membantu masyarakat yang masih rentan di tengah kota, terutama di Rusun Palembang.
Ruang Bebas Rupiah sudah berjalan sejak September 2025 di bawah Jembatan Ampera, dan kini hadir lagi dengan isi kegiatan yang semakin bermanfaat.
Reporter: Anisa
Editor: Nabilla Kartika Wiranti
About Post Author
Anisa
More Stories
Kenal Hutan Kenal Masa Depan, Edukasi Lingkungan untuk Generasi Muda
[caption id="attachment_5872" align="alignleft" width="1280"] Foto bersama usai pembukaan Festival Kehutanan bertema 'Kenal Hutan, Kenal Masa Depan'di Kampus B Universitas Islam...
Mahasiswa UIN RF Dorong Siswa SMKN 1 Pemulutan Kuasai Fotografi dan Media Sosial
[caption id="attachment_5866" align="alignright" width="1280"] Sambutan dari dosen mata kuliah Public Relationship M. Mifta Farid di SMKN 1 pemulutan, Rabu (20/05/2026)....
Ghompok Gelar Pemutaran Film Dokumenter “Halaman Terakhir” dalam Peringatan Hari Buku Nasional 2026
Potret pengunjung yang menyaksikan film dokumenter Halaman Terakhir, Minggu (17/5/2026). Ukhuwahfoto/Jimas Muamar Palembang-Ukhuwahnews | Dalam rangka memperingati Hari Buku Nasional...
Aliansi Sumsel Resah Tuntut Pemerintah Prioritaskan Pendidikan
[caption id="attachment_5821" align="alignnone" width="1080"] Ketua Komisi V Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sumatra Selatan (Sumsel) Alwis Gani Menandatangani Surat Tuntutan...
Palembang Info Dorong Ciptakan Solusi untuk Banjir di Kota Palembang
[caption id="attachment_5813" align="aligncenter" width="1280"] Penyampaian gagasan dan tanggapan oleh Akhmad Bastari (kiri) selaku Asisten III Administrasi Umum Sekretariat Daerah (Setda)...
Menari 10 Jam Non-Stop Bersama 1000 Penari di Museum SMB II Palembang
[caption id="attachment_5803" align="aligncenter" width="1080"] Potret penari melakukan Tari Dana Belincak di halaman depan Museum Sultan Mahmud Badaruddin II Palembang, Rabu...

Average Rating