
Palembang – Ukhuwahnews | Persoalan terkait tata ruang, lingkungan hidup, dan tata cara menjaga Kota Palembang, Palembang Info menggelar Diskusi Publik dengan maksud “Berpikir Bersama untuk Solusi Banjir Kota Palembang”, di Cafe Agam Pisan Jilid 2 area Bekangdam Sriwijaya Sekanak.
Selaku Founder Palembang Info, Ridwan Edo mengatakan atas dasar saran dari berbagai pihak, akademis, aktivis lingkungan yang sehingga terciptanya Diskusi Publik kali ini.
“Berbagai masukan dari teman-teman, daripada kita mengkritik terus-terusan, diviralkan, tanpa adanya solusi lebih baik kita duduk bersama, diskusikan untuk mencari solusi terbaik,” kata Ridwan pada Minggu (03/05/2026).
Ridwan juga menegaskan pertemuan ini perlu digarisbawahi bahwa apapun yang didiskusikan tidak untuk menghakimi pemerintah atau mencaci satu pihak saja.
“Bukan ingin menyudutkan beliau tapi membantu beliau, tidak menuntut kemungkinan kami juga akan memberikan solusi sehingga menghasilkan gagasan yang konkret untuk Kota Palembang,” tegas Ridwan.
Baca Juga: Menari 10 Jam Non-Stop Bersama 1000 Penari di Museum SMB II Palembang
Di ruang yang sama, Walikota Palembang yang diwakilkan langsung oleh Asisten III Administrasi Umum Sekretariat Daerah (Setda) Kota Palembang, Akhmad Bastari menjelaskan sebab terjadinya banjir.
“Alam kita tidak mampu menerima air hujan lagi, rumah sudah tidak banyak lagi, sungai-sungai sudah kecil, padahal dulu Palembang ada 714 sungai, sekarang sisa 114 sungai, lalu ke mana 600 nya,” jelas Bastari.
Bastari juga mengungkapkan selain dari curah hujan yang ekstrim yang menyebabkan banjir, kita juga harus mengubah cara perilaku masyarakatnya.
“Beberapa masyarakat sekarang malah ambil kamera ketika ada sampah dengan tujuan diviralkan agar pemerintah melihat, bukan malah mengambil lalu membuang ke tempatnya langsung,” ungkap Bastari.
Lebih lanjut Bastari menjabarkan tiga jurus yang harus kita lakukan:
1. Infrastruktur, pembangunan harus dengan pemeliharaan. Ketika tidak siap mending tidak perlu melakukan pembangunan.
2. Pengaturan dan kesadaran, sebagaimana menjaga daerah resapan, mengolah tata ruang, dan mengubah kebiasaan buruk membuang sampah sembarangan.
2. Merubah sumber daya manusia, tegas terhadap perilaku yang melakukan penutupan air dan mengimplementasikan tata ruang.
Lalu, adapun kontak yang bisa dihubungi untuk melakukan pengaduan secara gratis terhadap masalah bencana di Kota Palembang:
1. +62 811-7422-001 (pengaduan untuk pengangkatan barang besar seperti bekas lemari, sofa, springbed, dll).
2. +62 831-8923-6388 atau +62 822-8173-0703 (pengaduan jika ada pohon yang tumbang).
3. +62 812 -7373- 7094 (pengaduan untuk derek mobil yang mogok).
4. 112 (Dinas Pemadam Kebakaran).
Reporter: Manda Dwi Lestari
Editor: Nabilla Kartika Wiranti
About Post Author
Manda Dwi Lestari
More Stories
Aliansi Masyarakat Palembang Gelar Aksi Dukung Pemerintah dalam Larangan LGBTQ
[caption id="attachment_6018" align="aligncenter" width="1600"] Aliansi Bang Japar dalam Aksi Dukung Perpres menolak LGBTQ yang berlangsung di Bundaran Tugu Cempako Telok,...
Dinas Kebudayaan Apresiasi Mahasiswa Ilmu Komunikasi UIN RF atas Zapin Dance Floor Competition 4th
[caption id="attachment_5947" align="aligncenter" width="838"] Dokumen Wahyu Saputra Pratama (Mahasiswa Ilmu Komunikasi)[/caption] Palembang - Ukhuwahnews | Dinas Kebudayaan Kota Palembang...
KKN Rekognisi 2026 Kenalkan Dasar Narasi Visual kepada Siswa MA Miftahul Ulum Telang Karya
[caption id="attachment_5930" align="aligncenter" width="2560"] Dokumen KKN Rekognisi 2026[/caption] Palembang - Ukhuwahnews | Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Rekognisi Universitas Islam...
Mahasiswa Jurnalistik Gelar Pameran Foto “MELEK”, Kenalkan Makna di Balik Jurnalisme Foto
[caption id="attachment_5910" align="alignnone" width="1080"] Potret foto bersama dosen dan mahasiswa yang hadir dalam pameran fotografi "Melek" di Blok Semanggi, Palembang,...
Implementasi Ilmu Komunikasi: Hari Terakhir FesMarkom Belajar dan Bermain Bersama Anak Disabilitas
[caption id="attachment_5903" align="aligncenter" width="1280"] Potret Volunteer foto bersama di acara belajar bahasa isyarat bersama anak disabilitas di Kampus B UIN...
Kenal Hutan Kenal Masa Depan, Edukasi Lingkungan untuk Generasi Muda
[caption id="attachment_5872" align="alignleft" width="1280"] Foto bersama usai pembukaan Festival Kehutanan bertema 'Kenal Hutan, Kenal Masa Depan'di Kampus B Universitas Islam...

Average Rating