Read Time:2 Minute, 0 Second
Foto bersama seluruh tamu undangan pada Forum Ekonomi Regional Sumatra 2026 di Auditorium Perpustakaan Kampus B UIN Raden Fatah Palembang, Senin (20/04/2026). Ukhuwahfoto/Kgs. Haikal Muharram

UIN RF-Ukhuwahnews | Pertahanan Indonesia di tingkat ketiga Dunia menjadi kekuatan besar Ekonomi Syari’ah untuk memaksimalkannya, untuk itu Launching Kabar Sumatra digelar dalam acara Forum Ekonomi Regional Sumatra 2026 di Auditorium Perpustakaan Kampus B UIN Raden Fatah Palembang, Sumatra Selatan.

Selaku Rektor UIN Raden Fatah Palembang, Muhammad Adil menyatakan kesediaanya atas pilihan dari Kabar Grup Indonesia untuk kampus ini menjadi hostnya.

“Di zona Sumatra dan memulainya dari Palembang, biasanya acara serupa terlaksanakan di Hotel tapi kali ini beliau memilih UIN Raden Fatah Palembang,” kata Adil pada Senin (20/04/2026).

Adil mengungkapkan bahwa Palembang menjadi kota tertua yang mempunyai hasil alam yang cukup melimpah sehingga menjadi wadah dalam membangun ekonomi syari’ah.

“Kesultanan Palembang ialah Kesultanan terkaya nomor empat di Nusantara, bukan kaya dalam hal ekonomi tapi kaya akan hasil buminya yang tidak habis,” ungkap Adil.

Baca Juga: Peresmian Car Free Night ATMO Art Culinary di Kota Palembang

Di tempat yang sama, Founder dan CEO Grup Indonesia, Upi Asmaradhana menjelaskan alasan acara ini digelar di UIN Raden Fatah Palembang.

“Kampus ini harus mengambil peran dan tanggung jawab untuk memajukan ekonomi bangsa, oleh sebab itu apa yang kita lakukan pada hari ini, Sumatra bagian selatan memiliki modal budaya dan ekonomi yang kuat untuk menjadi tokoh motif ekonomi syari’ah nasional,” jelasnya.

Penyampaian dari Upi Asmaradahna selaku CEO dan Founder Kabar Grup Indonesia di Auditorium Perpustakaan Kampus B UIN Raden Fatah Palembang, Senin (20/04/2026). Ukhuwahfoto/Kgs. M Haikal Muharam 

Lalu, Upi menegaskan bahwa Forum Ekonomi Regional Sumatra di Palembang ini merupakan kelanjutan dari komitmen Kabar Grup Indonesia untuk menggali sejumlah potensi ekonomi.

“Jadi sebelum kami di Palembang sudah ada 3 kota lainnya, yaitu di Jakarta, Pontianak, dan Makassar. Khusus di bumi Sriwijaya kita strategis mengaksesklarasi potensi ekonomi syari’ah sebagai masa depan regional Sumatra,” tegasnya.

Terakhir, Upi berharap kegiatan ini bisa membantu meluruskan beberapa kajian strategis, karena Badan Ekonomi Syari’ah menjadi langkah penting kita dalam membangun kemandirian ekonomi.

“Pertemuan hari ini adalah pertemuan berkelanjutan untuk masa depan Indonesia, apa yang kita lakukan hari ini adalah sebuah bentuk kecil bagi kami bagi kita semua, dalam menentukan arab bangsa Indonesia,” pungkasnya.

Reporter: Manda Dwi Lestari
Editor: Nabilla Kartika Wiranti

About Post Author

Manda Dwi Lestari

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %

Average Rating

5 Star
0%
4 Star
0%
3 Star
0%
2 Star
0%
1 Star
0%

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Previous post Peresmian Car Free Night ATMO Art Culinary di Kota Palembang