Read Time:2 Minute, 1 Second
Potret Volunteer foto bersama di acara belajar bahasa isyarat bersama anak disabilitas di Kampus B UIN Raden Fatah Palembang, Kamis (04/06/2026). Ukhuwahfoto/Muhammad Alvan Tio Wahyudi

UIN RF – Ukhuwahnews| Festival Marketing Komunikasi (FesMarkom) telah menuju penutupan acara di hari terakhir dengan mengadakan kegiatan Main dan Belajar Bahasa Isyarat bersama volunteer dan anak disabilitas dari Yayasan Pembinaan Anak Cacat (YPAC) Palembang, di Kampus B Jakabaring UIN Raden Fatah pada Kamis (04/06/2026).

FesMarkom telah digelar sejak tanggal dua Juni, acara berlangsung hingga hari ini dengan berbagai rangkaian acara seperti open tenant Unit Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), lomba gaple, mobile legend, vocal solo, serta belajar dan bermain bersama anak YPAC.

“Jadi ada dua stage yang kita sediakan, yang pertama ialah untuk lomba, yang kedua kita juga melaksanakan kegiatan bersama anak YPAC,” ucap Sandi Tumiwa selaku Ketua Pelaksana ketika diwawancarai di belakang panggung.

Baca Juga: Lawan Bising dan Keramaian, Rumah Disabilitas Ciptakan Ruang Ramah untuk Anak Tunagrahita

Sandi mengatakan FesMarkom bukan sekadar acara untuk euforia. Maka dari itu, kegiatan bersama anak disabilitas merupakan bentuk pengimplementasian Ilmu Komunikasi (Ilkom) yang telah dipelajari selama masa perkuliahan.

“Ada sangkut pautnya dengan Ilkom, mengajak anak-anak tunarungu berkomunikasi melalui bahasa nonverbal atau isyarat,” tegasnya.

Selaras dengan itu, Sekretaris Pelaksana, Winda Agustina turut memaparkan mengenai esensi di balik acara tersebut ialah untuk mengayomi dan meningkatkan kesadaran publik terhadap kehadiran para disabilitas, agar tetap diterima di publik.

“Acara ini kan menjadi perhatian umum, jadinya mengajak orang-orang untuk lebih aware terhadap sekitar walaupun banyak perbedaan tetap satu dan masih bisa berkomunikasi. Karena kan bahasa isyarat juga termasuk komunikasi, jadi masih bisa dirangkul dan diajak bermain selayaknya orang yang normal,” ujarnya.

Winda mengungkapkan bahwa selama kegiatan belajar dan bermain tersebut berlangsung dibina oleh orang yang memang paham dan berkompeten.

“Kami mendatangkan langsung Juru Bahasa Isyarat (JBI),” ungakpnya.

Selain itu, terdapat lima rangkaian acara yang dijalani sebagai berikut:

  1. Belajar bahasa isyarat bersama volunteer dan anak disabilitas dari YPAC
  2. Belajar huruf abjad dengan bahasa tenggorokan
  3. Snack time keliling tenant UMKM
  4. Membuat kreasi kolase kupu-kupu
  5. Finger painting menggunakan cat air

Acara dimulai sejak pukul 07.30 dengan kedatangan 60 volunteer, berlangsung hingga pukul 12.00 WIB, diikuti oleh 20 anak dari YPAC yang didampingi oleh enam pembimbing dan wali murid. 60 tenant UMKM juga turut meramaikan acara, dan masih ada lanjutan rangkaian kegiatan menuju puncak acara.

Reporter: Nabilla Kartika Wiranti

Editor: Jimas Muamar

About Post Author

Nabilla Kartika Wiranti

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %

Average Rating

5 Star
0%
4 Star
0%
3 Star
0%
2 Star
0%
1 Star
0%

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Previous post Perdana di Kampus, FDK UIN RF Luncurkan Program Bank Sampah Berseri