
Lahat – Ukhuwahnews | Yayasan Anak Padi Lematang diskusi bersama masyarakat, mahasiswa, dan jurnalis membahas terkait Analisis Mengenai Dampak Lingkungan (AMDAL) guna mendorong perlindungan para petani dalam Lingkup Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) di Lahat, Sumatra Selatan.
Jurnalis Bersertifikasi AMDAL, Nila Ertina menceritakan hasil survei kondisi masyarakat pada bulan Oktober di lokasi dekat tambang dalam acara meningkatkan partisipasi masyarakat.
“Ada 21 petani mengeluhkan lahan mereka sebelum dan sesudah ada PLTU, dari hasil panen cabai yang biasanya 20 kilogram sekarang menjadi 4 kL,” tutur Nila, Rabu (04/02/2026).
Adapun dampak langsung dirasakan oleh para petani yang secara umum berdampak sosial, ekonomi, kesehatan, dan lingkungan.
“Secara umumnya jelas, tapi secara detail ada warga yang tinggal di sekitar PLTU dan Tambang, merasakan perubahan tanaman yang tidak subur lagi,” lanjut Nila.
Selain itu, Ketua Yayasan Anak Padi Lematang, Sahwan mengatakan partisipasi masyarakat dan petani yang terdampak sangat penting, karena mereka yang merasakan bermacam perubahan alam.
“Hari ini, kami berdiskusi dan belajar langsung dari narasumber yang kompeten dalam AMDAL sehingga ke depan semakin banyak yang terlibat dalam menjaga lingkungan,” kata Sahwan.
Baca Juga: WALHI Sumsel Buka Lapak Kuliah Jalanan Bahas Bencana Ekstrem
Di tempat yang sama, Pengendali Dampak Lingkungan (PDL) Ahli Muda Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Lahat, Jerri Agustan menjelaskan ketentuan dan kegunaan AMDAL.
“AMDAL sebagai instrumen bahwa segala suatu kegiatan yang menyebabkan dampak ke lingkungan, harus diberikan lisensi dari pemerintah. Bentuk lisensi dari pemerintah ialah sebagai bentuk persetujuan,” jelas Jerri.
Lalu, Jerri menyampaikan bahwa AMDAL itu sebuah analisa sebelum adanya kegiatan Pelaku Usaha.
“Jika suatu saat ada yang mengajak untuk berpartisipasi dalam AMDAL tapi kegiatan sudah ada, itu bisa diprotes karena AMDAL itu sebelum ada kegiatan,” ujar Jerri.
Jerri menegaskan dalam peraturan pemerintah Pasal 4 Nomor 8 Tahun 2025 bahwa seluruh kegiatan usaha wajib memiliki dokumen. Berdasarkan peraturan bahwa untuk melakukan kegiatan usaha, pelaku usaha wajib memiliki perlindungan usaha.
Moderator, Reza Yuliana menutup acara dengan menyampaikan harapan pelatihan ini menjadi langkah penting dalam meningkatkan pemahaman dan kapasitas.
“Ilmu dan wawasan yang diperoleh hari ini dapat menjadi bekal untuk diterapkan serta mendorong keterlibatan aktif masyarakat dalam proses pengawasan dan pengelolaan lingkungan di wilayah masing-masing,” tutup Reza.
Reporter: Tanya Zalzalbilla
Editor: Manda Dwi Lestari
About Post Author
Tanya Zalzalbilla
More Stories
Kenal Hutan Kenal Masa Depan, Edukasi Lingkungan untuk Generasi Muda
[caption id="attachment_5872" align="alignleft" width="1280"] Foto bersama usai pembukaan Festival Kehutanan bertema 'Kenal Hutan, Kenal Masa Depan'di Kampus B Universitas Islam...
Mahasiswa UIN RF Dorong Siswa SMKN 1 Pemulutan Kuasai Fotografi dan Media Sosial
[caption id="attachment_5866" align="alignright" width="1280"] Sambutan dari dosen mata kuliah Public Relationship M. Mifta Farid di SMKN 1 pemulutan, Rabu (20/05/2026)....
Ghompok Gelar Pemutaran Film Dokumenter “Halaman Terakhir” dalam Peringatan Hari Buku Nasional 2026
Potret pengunjung yang menyaksikan film dokumenter Halaman Terakhir, Minggu (17/5/2026). Ukhuwahfoto/Jimas Muamar Palembang-Ukhuwahnews | Dalam rangka memperingati Hari Buku Nasional...
Aliansi Sumsel Resah Tuntut Pemerintah Prioritaskan Pendidikan
[caption id="attachment_5821" align="alignnone" width="1080"] Ketua Komisi V Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sumatra Selatan (Sumsel) Alwis Gani Menandatangani Surat Tuntutan...
Palembang Info Dorong Ciptakan Solusi untuk Banjir di Kota Palembang
[caption id="attachment_5813" align="aligncenter" width="1280"] Penyampaian gagasan dan tanggapan oleh Akhmad Bastari (kiri) selaku Asisten III Administrasi Umum Sekretariat Daerah (Setda)...
Menari 10 Jam Non-Stop Bersama 1000 Penari di Museum SMB II Palembang
[caption id="attachment_5803" align="aligncenter" width="1080"] Potret penari melakukan Tari Dana Belincak di halaman depan Museum Sultan Mahmud Badaruddin II Palembang, Rabu...

Average Rating