Read Time:2 Minute, 46 Second
Paslon 02 Ghazi Munthasir (kanan) dan Dery Setiawan (kiri) ketika melakukan orasi kampanye visi misi di Halaman Gedung Rektorat Kampus A UIN RF, Selasa (03/02/2026). Ukhuwahfoto/Jimas Muamar

UIN RF – Ukhuwahnews | Pemilihan Umum Raya Mahasiswa (PEMIRA) kembali hadir di Kampus Biru secara aklamasi, dimenangkan oleh Tim Pemenangan 02 dari Partai Laskar Ulul Albab, telah mencapai fiksasi tahapan dan menginjak masa tenang. Selasa (03/02/2026) menjadi hari Kampanye Visi Misi di Universitas Islam Negeri Raden Fatah (UIN RF) Palembang.

Komisi Pemilihan Umum Mahasiswa (KPU-M) UIN RF membeberkan mengenai verifikasi berkas di balik aklamasi PEMIRA tahun ini tidak memprioritaskan visi misi dari Pasangan Calon (Paslon) Presiden Mahasiswa (Presma) dan Wakil Presiden Mahasiswa (Wapresma).

“Visi misi hanya sebagai berkas pelengkap. Berbeda halnya jika memiliki 2 calon, sehingga bisa diadu antara keduanya,” ungkap Muhamad Rahman selaku Juru Bicara KPU-M 2026 UIN RF saat ditemui di Lantai 4 Gedung Badan Layanan Umum (BLU) hari ini.

Baca juga:Klarifikasi KPU-M Perihal Keliru Timeline Penyampaian Visi Misi pada PEMIRA 2026 

Visi misi dikesampingkan dalam penyeleksian Paslon tahun ini. Pihak KPU-M menjelaskan ingin mengupas tuntas mengenai tujuan dari masing-masing calon yang mendaftar, namun ditiadakan karena aklamasi.

“Seharusnya menjadi ajang debat. Kenyataannya hanya ada satu Paslon, jadi kami tidak memiliki wadah lain lagi untuk menguliti,” kata Rahman.

Terakhir, menurutnya kejadian aklamasi pada PEMIRA sejak tahun 2025 adalah sebuah tanda terdapat kesalahan pada sistem demokrasi Kampus Biru.

“Ini kabar buruk untuk kita. Jika hanya memiliki satu calon berarti ada yang janggal, terdapat kecacatan demokrasi,” tuturnya.

Di tempat yang sama, Pihak Advokasi, Putri Aulia Maharani turut membenarkan bahwa visi misi Paslon tidak menjadi pertimbangan utama, karena KPU-M memilih menyerahkan kepada mahasiswa untuk mengkritisi.

“Tidak dijadikan bahan seleksi. Biar mahasiswa UIN RF yang melihat dan menilai apakah Presma ini kompeten dalam menjalankan tugasnya,” sambat Putri di akhir wawancara.

Sementara itu, tim reporter LPM Ukhuwah menemui Ghazi Munthasir dan Dery Setiawan selaku Paslon 02 yang terpilih pada PEMIRA 2026, untuk meminta kejelasan visi misi yang akan dibawa tahun ini.

Ghazi mengatakan bahwa ia dan wakilnya memiliki tiga visi misi beserta program unggulan, yakni:

1. Mewujudkan Dewan Eksekutif Mahasiswa (DEMA) sebagai representatif, mewakili suara mahasiswa. Nantinya akan dijalankan melalui program bernama Astacita Advokasi.

2. Menguatkan peran DEMA sebagai mitra kritis. Memantau kebijakan yang dibuat oleh kampus, memastikan bahwa tepat sasaran untuk mahasiswa. Disebut dengan Astacita Kebijakan.

3. Menyatukan gerakan mahasiswa yang solid, akan membuat forum bagi Organisasi Kemahasiswaan (Ormawa) UIN RF. Disebut dengan Astacita Konsolidasi.

Pernyataan visi misi ini didapatkan dari hasil mewawancarai Ghazi dan Dery di Halaman Gedung Rektorat Kampus A saat mereka usai orasi kampanye sore tadi.

Selaku Calon Wapresma 2026, Dery turut memberikan tanggapan mengenai kebijakan KPU-M dalam memutuskan pertimbangan utama.

“Itu di luar kendali kami terkait tidak dijadikan prioritas. Pastinya kami sudah kumpul visi misi, tapi itu hak KPU-M,” tegasnya.

Paslon 02 diusung dari Partai Laskar Ulul Albab (LUA), dengan koalisi:

Unit Kegiatan Mahasiswa Khusus (UKMK)

1. Musik Mahasiswa Kampus Religi (MMKR)

2. persatuan Tennis Meja Mahasiswa (PTMM)

3. Persatuan Sepak bola dan Futsal Mahasiswa (PSM)

4. Ikatan Mahasiswa Basket (IMBI)

5. Lembaga Pengembangan Tilawatil Quran dan Dakwah (LPTQ)

Serta organisasi eksternal, yakni Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) dan Liga Mahasiswa Nasional untuk Demokrasi (LMD).

Reporter: Kiranty Dwi Novitasari, Nabilla Kartika Wiranti

About Post Author

Kiranty Dwi Novitasari

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %

Average Rating

5 Star
0%
4 Star
0%
3 Star
0%
2 Star
0%
1 Star
0%

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Previous post Klarifikasi KPU-M Perihal Keliru Timeline Penyampaian Visi Misi pada PEMIRA 2026
Next post Penguatan Partisipasi Masyarakat Lahat Melalui Pelatihan Berbasis AMDAL