Read Time:2 Minute, 9 Second
Sumber: Instagram @pemirauinrf

UIN RF – Ukhuwahnews | Komisi Pemilihan Umum Mahasiswa (KPU-M) mengonfirmasi perihal kekeliruan tim media dalam menyebarluaskan informasi timeline masa kampanye pada tahapan Pemilihan Raya Mahasiswa (PEMIRA) Universitas Islam Negeri Raden Fatah (UIN RF), yang diunggah di akun instagram @pemirauinrf. Selasa (03/02/2026).

Juru Bicara Pihak KPU-M, Muhamad Rahman memberikan klarifikasi terkait informasi yang telah disebar pada akun @pemirauinrf tertera bahwa tanggal 28 Januari ialah jadwal penyampaian visi misi Bakal Pasangan Calon, namun tanggal tersebut keliru dalam penulisan.

‎“Terjadi kesalahan dari pihak media kami. Adanya keterbalikan, boleh dicek tanggal di banner depan BLU dan Gasnet Syariah itu yang benar. Sebenarnya ingin kami tarik, namun sudah tertimpa banyak postingan. Kalau diulang lagi takut riskan,” inilah pengakuan Rahman saat ditemui di Lantai 4 Gedung BLU.

Baca juga: Masa Kampanye Aklamasi Pasangan Calon 02 PEMIRA UIN RF 2026

Lebih lanjut, ia mengucapkan permohonan maaf terkait kesalahan informasi yang sudah tersebar, menurutnya hal ini terjadi karena pihak mereka kurang hati-hati dalam mengunggah.

“Kami memohon maaf kepada kawan-kawan mahasiswa terkait kesalahan dan miss komunikasi dari media. Kinerja kami dikejar-kejar oleh timeline, jadi mungkin saat itu kurang fokus dan teliti sehingga terjadi kesalahan tersebut,” jelasnya.

Di tempat yang berbeda, Presiden Mahasiswa (Presma) dan Wakil Presiden Mahasiswa (Wapresma) turut memberi kejelasan mengenai kekeliruan informasi jadwal penyampaian visi misi. Mereka mengaku diberitahu secara mendadak oleh pihak KPU-M, dan tidak mengetahui sebelumnya jika timeline yang tersebar tersebut salah.

“Kami sudah menyiapkan matang-matang pada saat malam, rencana tersebut belum bisa dipastikan karena tidak ada komunikasi lebih lanjut dari pihak penyelenggara. Kemudian tiba-tiba paginya diberi kabar bahwa kampanye visi misi ditiadakan sebab aklamasi,” ujar Dery Setiawan selaku calon Wapresma 2026 ketika diwawancari usai orasi di Halaman Gedung Rektorat.

Selanjutnya, reporter LPM Ukhuwah menanyakan lebih jelas mengenai keambiguan pengumuman jadwal tersebut. Ternyata pihak Paslon 02, bahkan sebelum tanggal 28 Januari tidak mengetahui timeline yang seharusnya. Mereka menyatakan tidak terlibat pada kesalahan tersebut.

“Tidak terkonfirmasi, tidak sampai informasinya ke kami. Memang itu kewenangan KPU-M, tidak ada sangkut pautnya dari kami” tegas Dery.‎

Di akhir, mereka menegaskan bahwa seluruh proses yang dijalani merupakan bagian dari usaha dalam mengikuti kontestasi PEMIRA 2026.

‎“Intinya ini perjuangan kami bukan soal kemenangan, kelak 9 Februari masa penetepan resmi terpilihnya Presma dan Wapresma. Inilah awal dari perjuangan kami,” tutupnya.

‎Pernyataan dari kedua belah pihak ini diharapkan dapat meluruskan informasi yang beredar, sekaligus menjadi bahan evaluasi bersama agar proses demokrasi mahasiswa di UIN Raden Fatah Palembang ke depannya dapat berjalan secara lebih transparan dan komunikatif.

Reporter: Jimas Muamar

Editor: Nabilla Kartika Wiranti

About Post Author

Jimas Muamar

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %

Average Rating

5 Star
0%
4 Star
0%
3 Star
0%
2 Star
0%
1 Star
0%

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Previous post Masa Kampanye Aklamasi Pasangan Calon 02 PEMIRA UIN RF 2026
Next post Aklamasi PEMIRA UIN RF 2026: Visi Misi Bukan Nilai Prioritas