Read Time:3 Minute, 0 Second
Doc/Mahasiswa KKN Kelompok 24, Kelurahan Sukaraja

Prabumulih – Ukhuwahnews | Daun pepaya yang selama ini lebih dikenal sebagai bahan pangan ternyata juga dapat dimanfaatkan sebagai pestisida alami untuk mengendalikan hama tanaman. Potensi tersebut diperkenalkan Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Angkatan 85 Kelompok 24 Universitas Islam Negeri Raden Fatah (UIN RF) Palembang kepada masyarakat.

Melalui penyuluhan dan demonstrasi pembuatan pestisida alami di Posko KKN, Jalan Legok RT 02/RW 01, Kelurahan Sukaraja, Kecamatan Prabumulih Selatan, Kota Prabumulih. Kegiatan ini bertujuan memberikan edukasi kepada masyarakat mengenai pemanfaatan bahan-bahan alami yang tersedia di lingkungan sekitar sebagai alternatif pengendalian hama tanaman yang lebih hemat, mudah dibuat, serta ramah lingkungan.

Dalam kegiatan tersebut, warga tidak hanya memperoleh penjelasan mengenai manfaat pestisida alami, tetapi juga diajak mempraktikkan secara langsung proses pembuatannya. Pemateri memperagakan setiap tahapan secara rinci agar peserta dapat memahami prosesnya dengan mudah dan mampu mempraktikkannya kembali secara mandiri di rumah.

Pembuatan pestisida diawali dengan menghaluskan daun pepaya, kemudian merendamnya selama satu malam. Setelah proses perendaman selesai, daun diperas dan disaring hingga menghasilkan larutan yang siap digunakan sebagai bahan dasar pestisida alami.

Selanjutnya, larutan ditambahkan sedikit sabun cair sebagai perekat agar dapat menempel lebih lama pada permukaan daun saat disemprotkan. Selain itu, serai juga ditambahkan untuk membantu mengurangi aroma khas daun pepaya sekaligus menjadi bahan pendukung yang tidak disukai oleh hama tanaman.

Pemateri menjelaskan bahwa pestisida alami tersebut dapat disimpan hingga tujuh hari dalam wadah tertutup dan dianjurkan diaplikasikan pada tanaman, khususnya sayuran, pada pagi atau sore hari agar hasilnya lebih optimal.

Ketua KKN Angkatan 85 Kelompok 24 UIN RF Palembang, Agung mengatakan kegiatan ini merupakan bagian dari upaya mahasiswa menghadirkan solusi sederhana yang dapat langsung diterapkan masyarakat dengan memanfaatkan potensi alam di sekitar.

Baca Juga: Bentengi Remaja dari Pernikahan Dini, Mahasiswa KKN UIN RF Edukasi Siswa SMP Tunas Bakti

“Kami ingin masyarakat mengetahui bahwa pengendalian hama tidak selalu harus menggunakan pestisida kimia. Daun pepaya yang mudah ditemukan di lingkungan sekitar ternyata dapat dimanfaatkan sebagai pestisida alami yang lebih hemat dan ramah lingkungan,” ujarnya pada Sabtu (01/08/2026).

Selama penyuluhan berlangsung, warga tampak antusias mengikuti setiap tahapan demonstrasi. Mereka aktif mengajukan pertanyaan mengenai bahan-bahan yang digunakan, lama penyimpanan, hingga cara penggunaan pada berbagai jenis tanaman.

Antusiasme tersebut menunjukkan meningkatnya ketertarikan masyarakat terhadap alternatif pengendalian hama yang lebih ekonomis dan memanfaatkan sumber daya lokal yang mudah diperoleh.

Salah seorang peserta, Wulandari mengaku mendapatkan pengetahuan baru setelah mengikuti kegiatan tersebut. Menurutnya, selama ini ia hanya mengetahui daun pepaya sebagai bahan pangan, namun tidak pernah menyangka bahwa tanaman tersebut juga dapat dimanfaatkan sebagai pestisida alami.

“Saya baru tahu kalau daun pepaya bisa dijadikan pestisida. Ternyata cara membuatnya cukup mudah dan bahannya juga ada di sekitar rumah. Ilmu seperti ini sangat bermanfaat karena bisa kami praktikkan sendiri untuk tanaman di rumah,” katanya.

Ia berharap kegiatan edukasi serupa terus dilaksanakan karena mampu memberikan wawasan baru kepada masyarakat mengenai pemanfaatan bahan-bahan alami yang tersedia di lingkungan sekitar.

“Dengan adanya penyuluhan seperti ini, masyarakat jadi semakin bertambah wawasannya dan tahu bahwa solusi untuk merawat tanaman tidak harus selalu mahal, tetapi bisa memanfaatkan bahan alami yang mudah didapat,” tuturnya.

Melalui kegiatan ini, Mahasiswa KKN Angkatan 85 Kelompok 24 UIN RF Palembang berharap masyarakat semakin terdorong memanfaatkan potensi tanaman yang tersedia di lingkungan sekitar sebagai solusi sederhana dalam mengatasi hama tanaman.

Selain membantu mengurangi ketergantungan terhadap pestisida kimia, pemanfaatan pestisida alami juga diharapkan dapat mendukung efisiensi biaya perawatan tanaman, meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap penggunaan bahan yang lebih ramah lingkungan, serta menjadi pengetahuan praktis yang dapat diterapkan secara berkelanjutan dalam kehidupan sehari-hari.

Penulis: Mahasiswa KKN Kelompok 24, Kelurahan Sukaraja
Editor: Manda Dwi Lestari

About Post Author

Nabilla Kartika Wiranti

Happy
Happy
100 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %

Average Rating

5 Star
0%
4 Star
0%
3 Star
0%
2 Star
0%
1 Star
0%

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Previous post Kuliner Unik Bekasam, yang Berasal dari Sumsel
Next post Mahasiswa KKN Gelar Seminar Digitalisasi UMKM Menjadi Langkah Strategis Tingkatkan Ekonomi Masyarakat Cambai