Read Time:2 Minute, 27 Second
Doc/Mahasiswa KKN Kelompok 24, Kelurahan Sukaraja

Prabumulih – Ukhuwahnews | Upaya mencegah pernikahan dini di kalangan remaja melalui edukasi sejak usia sekolah. Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Reguler Angkatan ke-85 Kelompok 24 Universitas Islam Negeri (UIN) Raden Fatah Palembang menggelar sosialisasi bertajuk “Matang Sebelum Menikah: Lindungi Diri dari Risiko Pernikahan Dini” kepada siswa SMP Tunas Bakti, Kelurahan Sukaraja, Kecamatan Prabumulih Selatan, Kamis (30/7/2026).

Kegiatan tersebut bertujuan meningkatkan pemahaman siswa mengenai dampak pernikahan dini dari berbagai aspek, mulai dari kesehatan, psikologis, sosial, hingga ekonomi.

Dalam pemaparannya, mahasiswa KKN menjelaskan bahwa pernikahan pada usia anak berpotensi meningkatkan risiko stunting, putus sekolah, ketidaksiapan mental dalam membangun rumah tangga, serta menghambat pencapaian cita-cita.

Selain penyampaian materi, sosialisasi juga diisi dengan sesi diskusi interaktif. Para siswa diajak memahami pentingnya mempersiapkan masa depan melalui pendidikan, pengembangan diri, dan perencanaan yang matang sebelum memasuki jenjang pernikahan.

Guru Matematika SMP Tunas Bakti, Juli Asvina, mengapresiasi pelaksanaan sosialisasi tersebut. Menurutnya, edukasi mengenai pernikahan dini sangat penting diberikan kepada remaja karena mereka mulai memasuki fase pergaulan yang membutuhkan pendampingan serta pemahaman mengenai batasan dalam berinteraksi.

“Kami berharap setelah ada sosialisasi ini siswa menjadi lebih berpikir bagaimana menghadapi kehidupan ke depan. Saat ini mereka harus fokus belajar, kalau mulai tertarik berpacaran, cukup dijadikan penyemangat belajar, bukan sampai melakukan hal-hal yang berdampak pada masa depan mereka,” ujarnya.

Juli menjelaskan, pihak sekolah selama ini juga secara konsisten menyisipkan edukasi mengenai bahaya pernikahan dini melalui proses pembelajaran dan pembinaan kepada siswa. Menurutnya, guru berupaya mengingatkan peserta didik agar menjaga pergaulan sekaligus menempatkan pendidikan sebagai prioritas utama.

Baca Juga: Mahasiswa PPL UIN RF Fakultas Ushuluddin Siap Sukseskan Musda XI MUI Sumsel 2026

“Kalau ada contoh anak yang menikah di usia muda, kami sampaikan akibatnya kepada siswa. Kami ingin mereka berpikir, kalau menikah terlalu cepat tentu cita-cita bisa tertunda karena harus mengurus rumah tangga dan anak,” katanya.

Ia menambahkan bahwa melanjutkan pendidikan setelah menikah bukanlah hal yang mudah. Tanggung jawab ekonomi, pekerjaan, dan keluarga kerap menjadi kendala sehingga banyak remaja kehilangan kesempatan untuk mengembangkan potensi diri.

“Bagi mereka yang menikah di usia muda tentu harus memikirkan biaya hidup, pekerjaan, dan tanggung jawab keluarga. Karena itu kami selalu mengingatkan agar anak-anak menyelesaikan pendidikan terlebih dahulu,” tambahnya.

Di akhir kegiatan, Juli berharap para siswa mampu mengambil pelajaran dari sosialisasi tersebut dan menjadikannya sebagai motivasi untuk meraih masa depan yang lebih baik.

“Kami berharap anak-anak, walaupun sekolah dengan segala keterbatasannya, tetap bisa menjadi anak-anak yang sukses di kemudian hari dan mencapai cita-cita mereka. Ilmu yang kami berikan semoga menjadi bekal yang bermanfaat bagi masa depan mereka,” tuturnya.

Melalui kegiatan ini, mahasiswa KKN UIN Raden Fatah Palembang berharap edukasi mengenai pencegahan pernikahan dini dapat meningkatkan kesadaran remaja untuk lebih bijak dalam mengambil keputusan, mempersiapkan masa depan secara matang, serta menjadikan pendidikan sebagai langkah awal menuju kehidupan yang sehat, mandiri, dan berkualitas.

Penulis: Mahasiswa KKN Kelompok 24, Kelurahan Sukaraja
Editor: Manda Dwi Lestari

About Post Author

Nabilla Kartika Wiranti

Happy
Happy
50 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
50 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %

Average Rating

5 Star
0%
4 Star
0%
3 Star
0%
2 Star
0%
1 Star
0%

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Previous post Mahasiswa KKN Gelar Sosialisasi Pencegahan Bullying di SD Negeri 73 Kelurahan Cambai
Next post Kuliner Unik Bekasam, yang Berasal dari Sumsel