Read Time:2 Minute, 2 Second
Dok/Mahasiswa KKN Kelompol 1, Kelurahan Cambai

Prabumulih – Ukhuwahnews | Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Angkatan 85 Kelompok 1 Universitas Islam Negeri (UIN) Raden Fatah Palembang yang bertajuk ‘Sosialisasi Pencegahan Bullying’ bagi siswa kelas IV, V, dan VI di Sekolah Dasar (SD) Negeri 73 Kelurahan Cambai, Kota Prabumulih. Pada Kamis (30/07/2026).

‎Kegiatan ini bertujuan memberikan edukasi kepada siswa mengenai bentuk-bentuk perundungan, dampaknya, serta cara mencegah bullying agar tercipta lingkungan sekolah yang aman, nyaman, dan saling menghargai.

‎Guru Kelas VI B SD Negeri 73 Kelurahan Cambai, Wardawyono, mengatakan bahwa bentuk bullying yang paling sering ditemukan di lingkungan sekolah adalah perundungan secara verbal. Menurutnya, tindakan seperti memberi julukan kepada teman atau mengejek masih kerap terjadi di kalangan siswa sekolah dasar.

Baca Juga: Mahasiswa KKN Gelar Sosialisasi UIN RF Palembang Dorong Minat Siswa SMA Negeri 6 Prabumulih Melanjutkan Pendidikan Tinggi

‎”Bentuk bullying yang sering terjadi di sekolah ini secara verbal, misalnya ada anak yang mendapat julukan tertentu atau sering diejek oleh teman-temannya. Kalau yang berupa tindakan fisik, biasanya dilakukan oleh anak yang badannya lebih besar kepada adik kelas atau teman yang lebih kecil,” ujarnya saat diwawancara di depan kelas III B.

‎Di tempat yang sama, ia menjelaskan bahwa guru memiliki peran penting dalam mencegah dan menangani tindakan bullying. Melalui pengawasan, pembinaan, serta pendekatan kepada siswa, sekolah terus berupaya menumbuhkan sikap saling menghormati di lingkungan belajar.

‎Lebih lanjut, Wardawyono juga mengungkapkan bahwa perundungan lebih sering terjadi saat jam istirahat atau di luar kegiatan belajar mengajar. Pada waktu tersebut, siswa lebih banyak berinteraksi saat bermain sehingga pengawasan guru tidak dapat dilakukan secara menyeluruh.

‎”Kalau saat kegiatan belajar, bullying jarang terjadi. Biasanya terjadi ketika jam istirahat atau di luar jam pelajaran saat anak-anak bermain di lapangan maupun di kelas,” katanya.

‎Menurutnya, masih terjadinya bullying dipengaruhi oleh kurangnya kesadaran siswa terhadap dampak perundungan. Selain itu, rasa ingin menunjukkan kekuatan atau superioritas terhadap teman yang lebih kecil juga menjadi salah satu faktor penyebab munculnya perilaku tersebut.

‎Melalui sosialisasi yang diberikan mahasiswa KKN UIN Raden Fatah Palembang Kelompok 1 , siswa kelas IV, V, dan VI diajak mengenali berbagai bentuk bullying, memahami dampaknya, serta menanamkan sikap saling menghargai dan berani melaporkan tindakan perundungan kepada guru.

‎”Harapan kami, sosialisasi tentang bullying dan dampaknya terus dilakukan kepada anak-anak. Partisipasi mahasiswa dalam memberikan edukasi seperti ini sangat membantu sekolah dalam mencegah terjadinya bullying,” tutupnya.

‎Penulis: Dok/Mahasiswa KKN Kelompol 1, Kelurahan Cambai

Editor: Jimas Muamar

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %

Average Rating

5 Star
0%
4 Star
0%
3 Star
0%
2 Star
0%
1 Star
0%

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Previous post Mahasiswa KKN UIN RF Gelar Sosialisasi Pernikahan Dini dan Bijak Bermedia Sosial di SMPN 9 Prabumulih
Next post Bentengi Remaja dari Pernikahan Dini, Mahasiswa KKN UIN RF Edukasi Siswa SMP Tunas Bakti