Read Time:2 Minute, 34 Second
Potret foto bersama dosen dan mahasiswa yang hadir dalam pameran fotografi “Melek” di Blok Semanggi, Palembang, Sabtu (6/6/2026). Ukhuwahnewsfoto/Jimas Muamar

Palembang – Ukhuwahnews | Mahasiswa Program Studi Jurnalistik angkatan 2023 Universitas Islam Negeri Raden Fatah (UIN RF) Palembang menggelar pameran fotografi bertajuk “MELEK” di Blok Semanggi, Jalan Jenderal Sudirman KM 3,5 No. 563, Sekip Jaya, Kecamatan Kemuning, Kota Palembang, Sabtu (06/06/2026).

‎Pameran yang terbuka untuk umum ini menjadi wadah bagi mahasiswa untuk memperkenalkan jurnalisme foto kepada masyarakat sekaligus menyampaikan berbagai isu yang dekat dengan kehidupan sehari-hari melalui karya visual.

‎Ketua Pelaksana (Ketupel) Zenny Mutia mengatakan bahwa kegiatan tersebut bertujuan untuk memberikan pemahaman kepada masyarakat bahwa jurnalisme foto tidak hanya menghasilkan gambar, tetapi juga memuat pesan dan makna yang ingin disampaikan kepada publik.

Baca Juga: Mahasiswa UIN RF Dorong Siswa SMKN 1 Pemulutan Kuasai Fotografi dan Media Sosial

‎“Target kami agar masyarakat, terutama mahasiswa, mengetahui bahwa jurnalisme foto bukan hanya sekadar menghasilkan foto tetapi ada isi dan pesan yang terkandung di dalamnya,” ujarnya.

‎Menurut Zenny, salah satu karya yang dipamerkan mengangkat isu lingkungan, khususnya persoalan sampah plastik yang dinilai semakin mengkhawatirkan. Isu tersebut dipilih berdasarkan keresahan yang dirasakan para pengkarya terhadap kondisi lingkungan saat ini.

‎“Karena keresahan pribadi melihat banyaknya sampah plastik. Melalui pameran ini kami ingin menunjukkan seberapa besar pengaruh sampah plastik terhadap kehidupan manusia di masa depan,” katanya.

‎Selain isu lingkungan, pameran “MELEK” juga mengangkat tema sosial, budaya, dan tren. Keempat tema tersebut dipilih karena dianggap dekat dengan realitas masyarakat serta menjadi persoalan yang banyak diperbincangkan saat ini.

‎“Kami mengusung empat tema tersebut karena isu-isu itu sangat dekat dengan kehidupan masyarakat dan masih relevan hingga sekarang,” jelas Zenny.

‎Sebanyak 28 mahasiswa terlibat sebagai pengkarya dalam pameran ini. Mereka dibagi ke dalam empat kelompok sesuai tema yang diangkat. Dari proses tersebut, dihasilkan delapan karya foto, dengan masing-masing tema menampilkan dua karya.

‎“Kami memiliki delapan karya. Tema sosial dua karya, budaya dua karya, tren dua karya, dan lingkungan dua karya,” tambahnya.

‎Tidak hanya menjadi ruang apresiasi karya, pameran ini juga dimaksudkan sebagai bentuk kampanye literasi visual sekaligus upaya mengenalkan jurnalisme foto kepada masyarakat luas.

‎Ditempat yang sama Dosen pembimbing Muhammad Mifta Farid, mengungkapkan bahwa persiapan pameran telah dilakukan selama kurang lebih tiga bulan. Selama proses, mahasiswa melakukan berbagai tahapan mulai dari penentuan lokasi, penyusunan konsep, hingga pemilihan tema yang dianggap memiliki dampak bagi masyarakat.

‎“Kurang lebih tiga bulan untuk persiapannya. Mulai dari mencari tempat, menentukan tema, hingga memikirkan apakah kegiatan ini memiliki dampak atau tidak bagi masyarakat,” ungkapnya.

‎Farid berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan pada tahun-tahun mendatang sehingga menjadi agenda rutin mahasiswa Jurnalistik UIN RF Palembang.

‎“Saya berharap ini menjadi agenda tahunan, tidak hanya dilaksanakan tahun ini saja. Setiap tahun harus ada publikasi atau kampanye, terutama yang berkaitan dengan dunia komunikasi dan public relations,” ujarnya.

‎Pameran berlangsung mulai pukul 14.00 hingga 18.30 WIB dan ditutup dengan presentasi karya mahasiswa. Selain menampilkan foto, kegiatan tersebut juga diisi dengan sesi diskusi mengenai isu-isu yang diangkat dalam karya pameran.

‎Reporter: Nia Purnamasari

‎Editor: Jimas Muamar

About Post Author

Nia Purnamasari

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %

Average Rating

5 Star
0%
4 Star
0%
3 Star
0%
2 Star
0%
1 Star
0%

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Previous post Implementasi Ilmu Komunikasi: Hari Terakhir FesMarkom Belajar dan Bermain Bersama Anak Disabilitas