
Artikel – Ukhuwahnews | Kebiasaan begadang kian melekat dalam kehidupan mahasiswa. Tugas kuliah yang menumpuk, deadline mendadak, hingga kebiasaan menatap layar ponsel berjam-jam membuat waktu tidur sering kali dikorbankan. Tidur lewat tengah malam menjelang subuh dianggap hal lumrah di dunia perkuliahan.
Dalam keseharian banyak mahasiswa memilih mengerjakan tugas pada malam hari karena suasana dinilai lebih tenang dan minim gangguan, adapun aktivitas sosial mahasiswa seperti kegiatan organisasi, hingga waktu bersantai bersama teman sering tanpa disadari perlahan menggeser jam istirahat dan berdampak pada kondisi fisik maupun mental.
Dalam jangka pendek, kestabilan emosi mahasiswa terpengaruh menjadi lebih mudah tersinggung, sampai kesulitan mengelola tekanan. Dampaknya terasa pada hubungan sosial di lingkungan kampus, baik dengan dosen, teman ataupun rekan organisasi.
Banyak mahasiswa menyepelekan durasi tidur yang perlahan membentuk siklus merugikan, tubuh lebih cepat lelah dan timbul rasa kantuk di kelas. Selain itu, fungsi otak menurun hingga menyebabkan sulit fokus saat jam kuliah. Melemahnya daya ingatan mahasiswa berpengaruh terhadap pemahaman materi dan capaian akademik.
Baca juga: Pernikahan Adat Melayu di Era Digital: Pelestarian Nilai Tradisional melalui Media Modern
Tubuh yang lelah di siang hari membuat produktivitas menurun, mudah stres, lalu pekerjaan tertunda dan malam harinya kembali digunakan untuk menyelesaikan tugas. Ritme biologis akan rusak, fatalnya adalah penyakit jantung karena organ ini bekerja lebih berat yang menyebabkan tekanan darah tinggi. Metabolisme dan keseimbangan hormon terganggu, diabetes serta berat badan meningkat.
Jika berlangsung lama, kondisi tersebut dapat meningkatkan ancaman gangguan kesehatan yang lebih serius. Padahal tidur yang cukup dapat membantu tubuh mengoptimalkan daya tahan tubuh. Jangka waktu tidur yang baik untuk orang dewasa adalah 7-9 jam setiap malam, idealnya sekitar pukul 22.00–23.00 waktu yang tepat untuk pemulihan tubuh menyeimbangkan hormon.
Sejumlah kampus kini mulai mendorong mahasiswa untuk lebih peduli pada manajemen waktu belajar, mengurangi penggunaan gawai sebelum tidur, serta membiasakan jam istirahat yang konsisten. Mahasiswa diharapkan semakin sadar di tengah tuntutan akademik yang padat, guna menghasilkan generasi yang sehat dan cerdas di tahun mendatang.
Upaya pencegahan kebiasaan begadang menjadi langkah sederhana namun berdampak besar. Dengan tubuh yang sehat dan istirahat yang cukup, mahasiswa akan lebih fokus, produktif, dan mampu meraih prestasi tanpa harus mengorbankan kesehatan fisik maupun mental.
Penulis: Jimas Muamar
Editor: Nabilla Kartika Wiranti
About Post Author
Jimas Muamar
More Stories
Pernikahan Adat Melayu di Era Digital: Pelestarian Nilai Tradisional melalui Media Modern
[caption id="attachment_5112" align="aligncenter" width="2560"] Sepasang patung menggunakan pakaian pengantin tradisional khas adat melayu, Kamis(18/12/2025). Ukhuwahfoto/Andika[/caption] Artikel - Ukhuwahnews | Perkembangan...
Masakan Melayu di Era Digital: Antara Tradisi dan Perubahan Zaman
[caption id="attachment_5109" align="aligncenter" width="612"] Sumber/Pixabay[/caption] Artikel - Ukhuwahnews | Masakan tidak pernah berdiri sendiri dalam kebudayaan Melayu. Ia hadir sebagai...
Busana Melayu di Era Digital Alami Perubahan, Antara Nilai Islam dan Tantangan Globalisasi
[caption id="attachment_5091" align="aligncenter" width="1080"] Ukhuwahdesain/Vivin Noor Azizah[/caption] Artikel - Ukhuwahnews | Busana Melayu merupakan elemen krusial dari identitas budaya yang...
Di Bawah Atap Arsitektur Melayu: Jejak Adat yang Bergeser di Era Digital
[caption id="attachment_5058" align="aligncenter" width="2560"] Sumber/Freepik[/caption] Artikel - Ukhuwahnews | Era digital telah membawa transformasi mendalam pada berbagai aspek kehidupan manusia,...
Tanah Rusak, Sawit Merajalela: Alarm Bahaya dari Perkebunan yang Tak Terkendali
[caption id="attachment_5052" align="aligncenter" width="640"] Dok/Kumparan[/caption] Artikel - Ukhuwahnews | Perubahan penggunaan lahan dari hutan atau lahan alami menjadi perkebunan kelapa...
Memahami Empat Mazhab Besar dalam Islam: Hakikat, Metode Ijtihad, dan Penyebarannya
[caption id="attachment_5003" align="aligncenter" width="1280"] Sumber/Freepik[/caption] Dalam Islam, mazhab adalah metode atau aliran pemikiran dalam memahami hukum Islam (fiqih) berdasarkan Al-Qur’an...

Average Rating