
Palembang – Ukhuwahnews | Gabungan mahasiswa dari sejumlah Universitas mempersoalkan efektivitas penanganan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) dalam pertemuan bersama Gubernur Sumatera Selatan di Palembang, Senin (5/10/2026).
Mahasiswa mendesak pemerintah melakukan mitigasi sejak awal serta menindak tegas pihak yang terbukti bertanggung jawab atas karhutla. Selain itu, mahasiswa meminta transparansi penggunaan Bantuan Presiden (Banpres) dan seluruh anggaran penanggulangan karhutla agar dapat diketahui publik.
Presiden Mahasiswa Universitas Sriwijaya, Muhamad Gebri Valensyah menilai penanganan karhutla tidak cukup dilakukan ketika api sudah muncul, mitigasi penjagaan di awal bukan penanggulangan di akhir.
“Kawasan gambut membutuhkan mitigasi dan pengawasan sejak awal karena karakteristiknya berbeda dengan lahan mineral sehingga lebih sulit ditanggulangi ketika terbakar,” tegas Gebri.
Gebri juga mendesak pemerintah melakukan audit dan pemulihan terhadap kawasan gambut di berbagai wilayah yang rawan terjadi kebakaran.
“Dengan harapan agar ada tindak lanjut pemerintah, khususnya Gubernur Sumatera Selatan, untuk menangani dan mengurangi karhutla yang terus terjadi,” katanya.
Baca Juga: Aksi ‘Sumsel Sesak’ Bawa Lima Tuntutan, Demonstran Padati Kantor Gubernur
Menanggapi hal tersebut, Gubernur Sumatera Selatan, Herman Deru menjelaskan total Banpres untuk penanganan karhutla mencapai Rp60 miliar.
“Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) mengawasi bantuan pemerintah pusat (Presiden) sebesar Rp40 miliar ditambah dengan Rp20 miliar dari APBD Provinsi Sumatera Selatan, sehingga totalnya mencapai Rp60 miliar,” jelas Herman Deru.
Dalam aspek penegakan hukum, Herman Deru mengungkapkan terdapat 39 tersangka dalam kasus pembakaran hutan dan lahan secara sengaja yang sedang menjalani proses hukum.
“Pemerintah menyatakan proses tersebut perlu diselesaikan terlebih dahulu untuk memastikan pihak yang bertanggung jawab, termasuk apabila terdapat keterlibatan korporasi,” ungkapnya.
Herman Deru juga membuka peluang pencabutan izin perusahaan apabila keterlibatan dalam karhutla telah terbukti, pencabutan izin akan disesuaikan dengan kewenangan pihak yang menerbitkan izin.
“Maka jika itu kewenangan dari Gubernur Sumsel pasti saya cabut, Kalau ini kewenangannya bupati atau wali kota, maka saya akan instruksikan untuk dicabut, adapun apabila ini kewenangan pusat maka kita akan rekomendasikan ke pusat untuk dicabut,” pungkasnya.
Reporter: Andika
Editor: Manda Dwi Lestari
About Post Author
Andika
Average Rating
One thought on “Mahasiswa Desak Pemerintah Perkuat Penanganan Karhutla di Sumsel”
Tinggalkan Balasan Batalkan balasan
More Stories
Kapolda Sumsel Usut Tuntas Kasus Pengeroyokan Jurnalis saat Meliput Demonstrasi Karhutla
[caption id="attachment_6121" align="aligncenter" width="1080"] Kapolda Sumsel Rony Samtana duduk bersama perwakilan organisasi pers di Sumatra Selatan yang menuntut pengusutan...
Koalisi Pers Sumsel Gelar Aksi Solidaritas, Desak Pengusutan Kekerasan terhadap Jurnalis
[caption id="attachment_6113" align="aligncenter" width="2560"] Massa aksi membentangkan spanduk tuntutan di depan Mapolda Sumsel, Kamis (15/102025). Ukhuwahfoto/Jimas Muamar[/caption] Palembang – Ukhuwahnews...
Ghompok Kolektif Buka Kembali Arsip Kebakaran Lahan Sumatera Selatan dalam Pameran “Menjaga Api”
[caption id="attachment_6106" align="aligncenter" width="720"] Doc/Ghompok Kolektif[/caption] Press Release Ghompok Kolektif PALEMBANG – Ukhuwahnews | Ghompok Kolektif berpartisipasi dalam pameran Menjaga...
Aksi ‘Sumsel Sesak’ Bawa Lima Tuntutan, Demonstran Padati Kantor Gubernur
[caption id="attachment_6091" align="aligncenter" width="1280"] Gabungan mahasiswa yang melakukan audiens bersama Gubernur Sumsel, Senin (05/10/2025). Ukhuwahfoto/Jimas Muamar[/caption] Palembang – Ukhuwahnews|Gabungan mahasiswa...
Aliansi Masyarakat Palembang Gelar Aksi Dukung Pemerintah dalam Larangan LGBTQ
[caption id="attachment_6018" align="aligncenter" width="1600"] Aliansi Bang Japar dalam Aksi Dukung Perpres menolak LGBTQ yang berlangsung di Bundaran Tugu Cempako Telok,...
Dinas Kebudayaan Apresiasi Mahasiswa Ilmu Komunikasi UIN RF atas Zapin Dance Floor Competition 4th
[caption id="attachment_5947" align="aligncenter" width="838"] Dokumen Wahyu Saputra Pratama (Mahasiswa Ilmu Komunikasi)[/caption] Palembang - Ukhuwahnews | Dinas Kebudayaan Kota Palembang...

[…] Mahasiswa Desak Pemerintah Perkuat Penanganan Karhutla di Sumsel […]