Read Time:2 Minute, 42 Second
Pembukaan Acara Sekaligus Keynote Speaker oleh Wakil Mentri Pertanian Repulik Indonesia (RI), di Gedung Academic Center UIN Raden Fatah (UIN RF) Palembang, Rabu(29/10/2025 Ukhuwahfoto/Vivin Noor Azizah

UIN RF – Ukhuwahnews| Badan Eksekutif Mahasiswa/Dewan Eksekutif Mahasiswa (BEM/Dema) menyelenggarakan Kongres V Forum Komunikasi BEM/Dema Perguruan Tinggi Agama Islam se-Indonesia (Forkom BEM/Dema PTAI se-Indonesia), usung tema “Peran Generasi Muda Wujudkan Swasembada Pangan” berlangsung di Gedung Academic Center UIN Raden Fatah (UIN RF) Palembang, Rabu (29/10/2025).

Acara tersebut dihadiri oleh Wakil Menteri (Wamen) Pertanian Republik Indonesia Sudaryono, yang bertindak sebagai keynote speaker sekaligus membuka kegiatan secara resmi.

Dalam sambutannya, Sudaryono menyampaikan pesan inspiratif mengenai pentingnya ketekunan dan semangat pantang menyerah dalam meraih keberhasilan. Menurutnya, kesuksesan akan datang kepada siapa pun yang terus berusaha dan tidak berhenti mencoba.

Baca juga: UIN RF Jadi Tuan Rumah Kongres V FORKOM BEM/DEMA PTAI: Dorong Mahasiswa Kawal Indonesia Emas 2045

“Keberhasilan itu, menurut saya, adalah selama kita terus mencoba dan tidak berhenti. Insya Allah, kita pasti bisa mendapatkannya,” ucapnya.

Ia juga menyoroti kebiasaan sebagian mahasiswa yang sering mengeluh karena keterbatasan ekonomi, jurusan yang tidak sesuai passion, atau kondisi hidup yang sulit. Sudaryono mengingatkan bahwa keluhan semacam itu justru merupakan impian bagi jutaan orang lain yang tidak memiliki kesempatan untuk berkuliah.

“Jangan sia-siakan kesempatan. Hidup ini hanya sekali, dan kita semua pasti mati. Maka pikirkan, untuk apa kalian kuliah setiap hari,” ujarnya.

Lebih lanjut, ia menekankan pentingnya memiliki tujuan hidup yang jelas, agar mahasiswa tidak hanya menjalani kuliah tanpa arah. Sudaryono mendorong generasi muda untuk mengetahui apa yang ingin dicapai dan diperjuangkan dalam hidup.

“Jangan hanya mengalir seperti air yang terbawa arus. Saya ingin anak muda Indonesia menjadi generasi yang tahu apa yang dia mau,” katanya.

Dalam pidatonya, Sudaryono juga menegaskan bahwa masa depan tidak dapat diketahui secara pasti, karena merupakan ketetapan Allah. Oleh sebab itu, setiap orang perlu menyiapkan diri sebaik mungkin agar siap ketika kesempatan datang.

“Masa depan itu tidak ada yang tahu. Yang pasti hanyalah takdir Allah. Karena itu, kita harus mempersiapkan diri untuk menjemput takdir. Kalau kesempatan datang dan kita tidak siap, maka peluang itu akan hilang,” ujarnya.

Ia kemudian berpesan agar mahasiswa memiliki rencana dan arah hidup yang jelas, karena banyak anak muda yang ingin sukses tetapi tidak tahu langkah yang harus diambil.

“Kalau ingin jadi bos, harus tahu dulu bos apa dan bagaimana caranya. Jangan cuma bilang ingin jadi bos tapi tidak tahu arah. Itu namanya pasrah, bukan berencana,” tegasnya.

Sudaryono juga menyampaikan kesiapannya untuk membantu mahasiswa Perguruan Tinggi Agama Islam yang ingin mengembangkan diri melalui berbagai program pemerintah, seperti beasiswa, penelitian, hingga pelatihan kewirausahaan. Ia berjanji akan memanfaatkan jabatannya sebaik mungkin demi kemajuan generasi muda.

“Saya punya akses ke berbagai program kementerian. Kalau kalian punya kemauan, saya siap membantu. Tapi kalian juga harus mau berusaha,” ujarnya.

Menutup pidatonya, Sudaryono kembali memberikan pesan motivatif agar mahasiswa tidak takut bermimpi dan terus berjuang meraih cita-cita, karena kesulitan adalah bagian dari proses menuju kesuksesan.

“Hidup itu sulit, tapi bukan berarti mustahil. Cita-cita itu tinggi, tapi bukan berarti tidak bisa diraih. Langit tidak tinggi mungkin selama ini kita saja yang terbangnya terlalu rendah,” tutupnya.

Penulis: Yuyun Ayu Lestari
Editor: Vivin Noor Azizah

About Post Author

Vivin Noor Azizah

Happy
Happy
100 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %

Average Rating

5 Star
0%
4 Star
0%
3 Star
0%
2 Star
0%
1 Star
0%

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Previous post UIN RF Jadi Tuan Rumah Kongres V FORKOM BEM/DEMA PTAI: Dorong Mahasiswa Kawal Indonesia Emas 2045
Next post Semangat Wirausaha di Pesantren Expo 2025, Dari Kuliner hingga Aksesori