Read Time:1 Minute, 53 Second
Keadaan Sampah yang ada di luar gedung Academic Center (AC) setelah selesainya acara wisuda ke-95, Kampus A, UIN Raden Fatah Palembang, Sabtu (13/12/2025). Ukhuwahfoto/Maharani

UIN RF – Ukhuwahnews| Sampah masih jadi persoalan utama, usai digelarnya wisuda sarjana ke-95, Gedung Academic Center (AC), Kampus A, UIN Raden Fatah Palembang, Sabtu (13/12/2025).

Satu minggu sebelumnya, petugas cleaning service sudah mempersiapkan tempat sampah sebelum wisuda dilaksanakan, namun ternyata masih ada sampah yang berserakan di dalam maupun luar gedung AC.

“Kami sudah mempersiapkan semuanya satu minggu sebelum wisuda dilaksanakan,“ ucap Hendra selaku Koordinator Cleaning Service.

Baca juga: Wisuda ke-95 UIN Raden Fatah, Program Campus Hiring Jadi Sorotan

Sampah bukan hanya dari mahasiswa namun, juga dihasilkan oleh para pedagang di luar gedung AC ini juga salah satu penyebab banyaknya sampah berserakan.

“Sampah itu sama rata bukan hanya dari mahasiswa namain, sampah dari para pedagang juga menumpuknya sampah,” ungkapnya.

Hendra mengatakan bahwa kotak sampah sudah disebar di setiap titik acara wisuda namun, kotak sampah juga tidak memadai itu juga menjadi sebuah permasalahan.

“Kami telah menyebarkan kotak sampah di berbagai titik acara wisuda, kami juga siapkan sepuluh polibag dan itupun tidak memadai,” katanya.

Setelah petugas membersihkan area wisuda di hari senin Hendra mengatakan masih ada sampah yang tertinggal, dikarenakan para petugas pulang masih ada mahasiswa yang belum pergi.

“Kami membersihkannya di jam setengah empat, itu pun di hari senin sampah masih ada karena jam empat kami pulang. Sedangkan mahasiswa yang wisuda sampe sore, dan sampah yang belum bisa dibersihkan ialah di senin pagi,” katanya.

Ia juga berharap mahasiswa tidak membuang sampah sembarangan ketika acara wisuda.

“Memang sudah menjadi tanggung jawab kami, namun kami membutuhkan kerjasama mahasiswa agar tidak membuang sampah sembarangan,” tutupnya.

Di sisi lain, Novia selaku pedagang menjelaskan bahwa sampah pada saat acara wisuda cenderung tidak tertata, akibat kurangnya fasilitas kotak sampah.

“Sebenarnya sampah itu tidak terkoordinasi, tidak ada kotak sampah di tempat kami berdagang sehingga kami bingung mau membuang sampah kemana,” jelasnya

Ia menyampaikan saran untuk kotak sampah itu juga di tempatkan para pedagang, supaya mereka tidak meninggalkan sampah dagangan mereka.

“Saya sarankan buat menyediakan trashbag di tempat para pedagang, agar mereka bisa membuang sampah sembarangan,” sampainya.

Reporter: Maharani (Anggota Magang LPM Ukhuwah)

Editor: Ahmad Hafiizh Kudrawi

About Post Author

Ahmad Hafiizh Kudrawi

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %

Average Rating

5 Star
0%
4 Star
0%
3 Star
0%
2 Star
0%
1 Star
0%

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Previous post Wisuda ke-95 UIN Raden Fatah, Program Campus Hiring Jadi Sorotan
Next post UKMK Teater Arafah Hadirkan pentas ekspresi lewat PETRA