
Palembang – Ukhuwahnews | Pengabdian kepada masyarakat menjadi bagian penting dari Tri Dharma Perguruan Tinggi yang tak bisa dilewatkan. Hal inilah yang melatarbelakangi empat mahasiswa UIN Raden Fatah Palembang untuk melaksanakan Kuliah Kerja Nyata (KKN) Rekognisi di Masjid Nurul Khoirot, Sekip Jaya, Kecamatan Kemuning. Dengan mengusung tema “Pemberdayaan Masyarakat Melalui Pendidikan dan Keagamaan”, kegiatan ini berlangsung selama 33 hari, terhitung sejak 10 Maret hingga 29 Mei 2025.
Kawasan Lorong Pendopo tempat kegiatan ini berlangsung merupakan daerah dengan latar belakang masyarakat yang cukup heterogen. Dalam observasi awal, mahasiswa melihat masih rendahnya kesadaran akan pentingnya pendidikan anak dan minimnya rutinitas keagamaan, terutama di kalangan remaja. Melalui KKN ini, para mahasiswa berupaya menjawab tantangan tersebut lewat program-program yang menyentuh aspek pendidikan, spiritualitas, dan kesehatan masyarakat.
Program andalan yang dijalankan di antaranya adalah bimbingan akademik dan BTA (Baca Tulis Al-Qur’an), kelas menulis kreatif, serta rutinitas membaca Yasin. Kegiatan ini menyasar anak-anak TPA, siswa SD, serta remaja setempat. Salah satu tujuan utamanya adalah menumbuhkan kepercayaan diri dan kecintaan terhadap Al-Qur’an, juga menanamkan budaya belajar sejak dini.
Dalam pelaksanaannya, kegiatan ini didukung penuh oleh pengurus masjid, Ketua RT, serta ibu-ibu majelis taklim. Sinergi ini menjadi kunci keberhasilan pelaksanaan berbagai program, seperti tadarus Al-Qur’an bersama, pelaksanaan Nuzulul Qur’an, khataman, hingga buka bersama dan jalan santai bersama anak-anak. Tak hanya itu, kegiatan olahraga seperti senam pagi juga digelar untuk meningkatkan kesehatan jasmani sekaligus mempererat keakraban.
Kegiatan KKN ini juga membuka ruang interaksi yang hangat antara mahasiswa dan masyarakat. Mereka bukan hanya hadir sebagai fasilitator kegiatan, tapi juga sebagai bagian dari masyarakat yang belajar memahami dinamika sosial secara langsung.
Selama pelaksanaan, terlihat peningkatan signifikan dalam berbagai aspek. Anak-anak lebih disiplin dalam belajar, antusias mengikuti kegiatan mengaji, serta mulai terbiasa membaca Al-Qur’an dengan tartil dan tajwid yang benar. Program kelas menulis kreatif juga berhasil memantik kemampuan anak dalam mengungkapkan pikiran secara tertulis.
Di sisi lain, kegiatan keagamaan yang sebelumnya hanya dilakukan secara formal kini mulai menjadi rutinitas. Warga, khususnya ibu-ibu pengajian, merasa lebih semangat mengikuti kegiatan tadarus dan yasinan, menciptakan suasana religius yang kuat di lingkungan masjid.
Melihat antusiasme dan hasil yang dicapai, peserta KKN merekomendasikan agar kegiatan ini tidak berhenti sampai di sini. Pihak masjid dan warga diharapkan dapat melanjutkan program-program pembinaan, baik dalam bentuk pengajian rutin, kelas belajar, hingga pelatihan keterampilan. Keterlibatan pemuda masjid dan relawan dari kampus lain juga diharapkan dapat memperkuat keberlanjutan program ini.
KKN Rekognisi di Masjid Nurul Khoirot telah menjadi bukti nyata bahwa sinergi antara mahasiswa, masjid, dan masyarakat mampu menciptakan perubahan positif. Pengalaman ini tidak hanya memperkaya pengetahuan akademik, tetapi juga membentuk karakter mahasiswa sebagai agen perubahan di tengah masyarakat.
Reporter: Rhessya Maris
About Post Author
Rhessya Maris
Average Rating
One thought on “Mengukir Jejak Pengabdian: KKN Rekognisi Mahasiswa UIN Raden Fatah di Masjid Nurul Khoirot”
Tinggalkan Balasan Batalkan balasan
More Stories
Pernikahan Adat Melayu di Era Digital: Pelestarian Nilai Tradisional melalui Media Modern
[caption id="attachment_5112" align="aligncenter" width="2560"] Sepasang patung menggunakan pakaian pengantin tradisional khas adat melayu, Kamis(18/12/2025). Ukhuwahfoto/Andika[/caption] Artikel - Ukhuwahnews | Perkembangan...
Masakan Melayu di Era Digital: Antara Tradisi dan Perubahan Zaman
[caption id="attachment_5109" align="aligncenter" width="612"] Sumber/Pixabay[/caption] Artikel - Ukhuwahnews | Masakan tidak pernah berdiri sendiri dalam kebudayaan Melayu. Ia hadir sebagai...
Busana Melayu di Era Digital Alami Perubahan, Antara Nilai Islam dan Tantangan Globalisasi
[caption id="attachment_5091" align="aligncenter" width="1080"] Ukhuwahdesain/Vivin Noor Azizah[/caption] Artikel - Ukhuwahnews | Busana Melayu merupakan elemen krusial dari identitas budaya yang...
Di Bawah Atap Arsitektur Melayu: Jejak Adat yang Bergeser di Era Digital
[caption id="attachment_5058" align="aligncenter" width="2560"] Sumber/Freepik[/caption] Artikel - Ukhuwahnews | Era digital telah membawa transformasi mendalam pada berbagai aspek kehidupan manusia,...
Tanah Rusak, Sawit Merajalela: Alarm Bahaya dari Perkebunan yang Tak Terkendali
[caption id="attachment_5052" align="aligncenter" width="640"] Dok/Kumparan[/caption] Artikel - Ukhuwahnews | Perubahan penggunaan lahan dari hutan atau lahan alami menjadi perkebunan kelapa...
Memahami Empat Mazhab Besar dalam Islam: Hakikat, Metode Ijtihad, dan Penyebarannya
[caption id="attachment_5003" align="aligncenter" width="1280"] Sumber/Freepik[/caption] Dalam Islam, mazhab adalah metode atau aliran pemikiran dalam memahami hukum Islam (fiqih) berdasarkan Al-Qur’an...

Dalam dunia marketing, kemampuan konsumen dalam mengenali dan mengingat suatu merek perlu sekali diciptakan dan dipelajari karena akan menjadi faktor utama yang menentukan perilaku konsumen pada saat pengambilan keputusan untuk melakukan suatu pembelian. Kemampuan ini disebut juga dengan Brand Awareness atau kesadaran merk. Tim marketing harus melakukan riset serta mempelajari perilaku konsumen untuk meningkatkan awareness antar konsumen terhadap produk, mengembangkan strategi pemasaran, dan meningkatkan penjualan. Dengan begitu, pemilik brand tersebut harus melakukan branding dengan tujuan untuk menciptakan identitas brand yang kuat.
Untuk meningkatkan brand awareness, tentu yang kita butuhkan adalah media sosial. Mengapa harus media sosial? karena media sosial memberikan potensi besar bagi bisnis karena konsumen terbiasa mengaksesnya setiap hari. Platform tersebut dapat membantu konsumen mengetahui apa produk atau brand yang kita jual dan dapat meningkatkan leads dan penjualan. Sehingga perlu adanya strategi untuk mengoptimalkan media sosial bisnis kita yang nantinya akan berdampak pada meningkatnya brand awareness konsumen.
Selain mengoptimalkan media sosial bisnis, hal yang harus diperhatikan untuk meningkatkan brand awareness adalah target audience. Karena tidak selamanya tentang bagaimana Anda memasarkan, tetapi kepada siapa Anda memasarkan. Ketika target audience anda tidak menanggapi brand campaign Anda, brand awareness bisnis Anda akan terganggu. Hal tersebut akan berdampak pada profit jangka panjang Anda. Sehingga harus diketahui terlebih dahulu tentang target audience bisnis Anda.
Jika Anda sudah memahami bagaimana media sosial dan sudah menentukan target audience Anda, berikut adalah 5 strategi media sosial yang efektif untuk meningkatkan brand awareness bisnis Anda.