Read Time:35 Second
Ukhuwahfoto/Manda Dwi Lestari

Penulis: Manda Dwi Lestari

Di wilayah yang letaknya di kelilingi oleh air sungai,

Ada cahaya akal yang telah lama terbangun,

Selalu ditanam asa yang tak sempat jua dituai,

Bahkan, pohon-pohonnya lebih tinggi dari apa yang dibangun.

Kini, langit memberikan kesan kemurkaannya,

Pada waktunya tiba, pertunjukan segera ingin dimulai.

Baca Juga: Sunyi yang Disepakati

Kaki-kaki kecil melangkah maju menuju arah tujuan,

Namun, dipaksa mundur oleh bayang kelumpuran,

Waktu terus berputar, apa yang dirasa tak pernah ditukar.

Mereka sibuk menyiapkan panggung kemewahan,

Tanpa pernah mengadakan pertunjukan yang membahagiakan.

Lantas, bagaimana bertemu dengan cahaya akal? Jika yang datang malah kehilangan akal.

Editor: Jimas Muamar

About Post Author

Manda Dwi Lestari

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %

Average Rating

5 Star
0%
4 Star
0%
3 Star
0%
2 Star
0%
1 Star
0%

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Previous post Mahasiswa PPL UIN RF Fakultas Ushuluddin Siap Sukseskan Musda XI MUI Sumsel 2026
Next post KWT Seroja Andalkan Penyiraman Rutin untuk Jaga Kualitas Panen ‎