UIN RF-Ukhuwahnews | Dewan Eksekutif Mahasiswa (DEMA) Universitsa Islam Negeri Raden Fatah (UIN RF) Palembang adakan Konsolidasi Akbar yang membahas terkait Revisi Undang-Undang (RUU) Tentara Nasional Indonesia (TNI) dan RUU Kitab Undang-Undang Hukum Acara Pidana (KUHAP) yang berlangsung di depan Fakultas Syariah dan Hukum, Minggu (23/03/2025).
Konsolidasi Akbar ini dihadiri oleh aliansi mahasiswa se-Sumatera Selatan di antaranya Universitas Muhammadiyah Palembang, Universitas PGRI, Universitas, Sjakhyakirti, Universitas Multi Data Palembang, dan Komunitas Mahasiswa Papua (KOMPASS).
Sehubungan dengan disahkannya RUU TNI pada 20 Maret 2025 oleh Dewan Pewakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI), konsolidasi malam ini bertukar pikiran seluruh keresahan mahasiswa terhadap kebijakan yang dirasa memberatkan, serta mencari solusi bersama untuk memperjuangkan hak dan kepentingan bersama.
Baca juga: Tebar Edukasi Kesetaraan Gender Bersama DEMA-UIN RF
Presiden Mahasiswa (Presma) UIN RF, Ilham menyampaikan menolak keras terkait RUU TNI yang mengambil hak aparatur sipil yang menyampingkan Dwifungsi Abri.
“Kami akan melakukan aksi demontrasi sebagai simbol penolakan atas RUU TNI. Kami merasa RUU tersebut hanya akan membawa Indonesia menuju masa otoritarianisme militer, dimana militer punya kekuatan lebih kuat daripada kelompok sipil. Kami tidak sudi bila Indonesia harus kembali lagi menuju Era Dwifungsi Militer seperti masa Orde Baru (Orba),” tuturnya.
Aksi demontrasi ini sepakat akan berlangsung pada Selasa, 25 Maret 2025 pukul 09.00 WIB dengan titik kumpul di Simpang Empat Rumah Sakit Charitas.
“Semua sepakat akan turut aksi pada hari Selasa 25 Maret 2025, dengan target 1000 masa aksi yang akan bersuara,” tegasnya.
Ilham juga menyampaikan aksi demonstrasi diharapkan membuahkan hasil, serta terbukanya Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) dalam menerima aspirasi-aspirasi yang akan disampaikan.
“Kami berharap dari aksi demo ini tidak ada intervensi dari pihak manapun, sekalipun mendapatkan teror kami tidak akan gentar, sampai hak suara dari tuntutan kami dapat diterima secara terbuka dan ditanda tangani,” harapnya.
Reporter: Andika
Editor: Marshanda
About Post Author
Marshanda
More Stories
Awali Pengabdian, Mahasiswa KKN Kelompok 65 dan 66 di Desa Tanjung Medang
[caption id="attachment_5159" align="aligncenter" width="2560"] Foto bersama kelompok 65 dengan Perangkat Desa dan DPL di Desa Tanjung Medang, Kecamatan Kelekar, Muara...
Kapal Siap Berlayar, Tegaskan Keberanian Pers Mahasiswa di Kampus
[caption id="attachment_5146" align="aligncenter" width="2560"] Dok/LPM Ukhuwah[/caption] Palembang - Ukhuwahnews | Unit Kegiatan Mahasiswa Khusus (UKMK) Lembaga Pers Mahasiswa (LPM) Ukhuwah...
UKMK MAPALA UIN RF Salurkan Donasi untuk Korban Banjir Sumatera Selatan
[caption id="attachment_5131" align="aligncenter" width="1280"] Dok/MAPALA UIN RF[/caption] UIN RF - Ukhuwahnews | Unit Kegiatan Mahasiswa Khusus (UKMK) Mahasiswa Pencinta Alam...
Usai Wisuda Ke-95 UIN RF, Sampah Masih Jadi Persoalan
[caption id="attachment_5075" align="aligncenter" width="2560"] Keadaan Sampah yang ada di luar gedung Academic Center (AC) setelah selesainya acara wisuda ke-95, Kampus...
Wisuda ke-95 UIN Raden Fatah, Program Campus Hiring Jadi Sorotan
[caption id="attachment_5069" align="aligncenter" width="2560"] Ratusan mahasiswa sedang mengikuti acara wisuda ke-95 UIN Raden Fatah Palembang di gedung Academic Center (AC),...
Kampanye “Penggunaan Internet di Usia Dini” Edukasi Siswa SD 158 Palembang tentang Internet Aman
[caption id="attachment_5056" align="aligncenter" width="1600"] Dok/ Public Relation Class[/caption] UIN RF - Ukhuwahnews | Mahasiswa program studi ilmu komunikasi UIN Raden...


Average Rating