
Palembang – Ukhuwahnews | Perayaan Cap Go Meh di Pulau Kemaro berlangsung meriah dengan pertunjukan Barongsai dari Komunitas Tiang En Indonesia, Sabtu (28/02/2026).
Ketua Komunitas Tiang En Klenteng Puncak Sekuning Palembang, Fery mengatakan pertunjukan Barongsai ditampilkan sebagai hiburan budaya, sekaligus upaya melestarikan tradisi Tionghoa agar tetap dikenal oleh generasi muda dan masyarakat luas.
“Pertunjukan ini bukan hanya sekadar tontonan, tetapi juga bentuk olahraga yang membutuhkan kekuatan fisik, kekompakan, dan konsentrasi tinggi,” kata Fery.
Dalam pertunjukan tersebut, para pemain menggunakan sejumlah perlengkapan seperti kostum Barongsai, tambur, simbal, dan alat musik pengiring lainnya yang telah dipersiapkan melalui latihan rutin.
Baca juga: Tradisi Bubur Suro, Warnai Ramadhan di Masjid Al-Mahmudiyah Suro
Fery menjelaskan bahwa persiapan dilakukan sejak jauh hari, terutama dari segi latihan yang menjadi tantangan terberat bagi para pemain.
“Latihan itu yang paling berat, karena perlu kekompakan dan tenaga,” ujarnya.
Ditempat yang sama, Johan selaku pengunjung menyebutkan pertunjukan Barongsai tidak hanya menjadi tontonan hiburan, tetapi juga menjadi sarana edukasi budaya bagi generasi muda.
“Barong adalah simbol nilai-nilai luhur, serta cerminan kearifan lokal yang diwariskan secara turun-temurun,” pungkasnya.
Selain itu, para pemain berharap agar Barongsai tetap eksis dan semakin dikenal, serta ke depan dapat semakin ramai dan berkelanjutan, mengingat acara ini merupakan salah satu acara perayaaan Cap Go Meh terbesar di Palembang.
Pengunjung ramai mengelilingi Barongsai di beberapa titik lokasi. Atraksi berlangsung dengan iringan musik tradisional dan disaksikan pengunjung hingga acara selesai.
Reporter: Muhammad Alvan Tio Wahyudi
Editor: Jimas Muamar
About Post Author
Muhammad Alvan Tio Wahyudi
More Stories
Peresmian Car Free Night ATMO Art Culinary di Kota Palembang
[caption id="attachment_5760" align="alignnone" width="1280"] Gubernur, Wali Kota, beserta para jajarannya melakukan peresmian Car Free Night (CFN) Atmo, Art and Culinary...
CFN Resmi Dibuka, Sejumlah Ruas Jalan Ditutup dan Arus Dialihkan
[caption id="attachment_5755" align="aligncenter" width="1280"] Dinas perhubungan mengatur jalannya kendaraan yang lewat pada saat digelarnya Car Free Night (CFN) di jalan...
Bahan Evaluasi, Uji Coba CFD Kota Palembang Timbulkan Kemacetan
[caption id="attachment_5740" align="aligncenter" width="1280"] Suasana jalan pagi masyarakat Kota Palembang di atas Jembatan Ampera dalam mengikuti program uji coba CFD...
BEMNUS Sumsel Demo di Kodam II Sriwijaya: Perjuangkan Keadilan untuk Andrie Yunus
[caption id="attachment_5710" align="aligncenter" width="1080"] Ilham (kiri) dan Anggono (kanan) seusai penandatanganan surat tuntutan dari Bemnus Sumsel, di Jalan Sudirman depan...
Demonstrasi Aliansi BEM Sumsel sebagai Bentuk Solidaritas Mahasiswa terhadap Korban Kekerasan Kepolisian
[caption id="attachment_5656" align="alignnone" width="1280"] Presiden Mahasiswa (Presma) Universitas PGRI Palembang sedang melakukan orasi di hadapan massa demonstran dan polisi,...
11 Aliansi BEM Sumsel Demo di Polda, Ajukan 9 Tuntutan Reformasi Polri
[caption id="attachment_5651" align="aligncenter" width="1280"] Demonstran membentangkan spanduk dan berkumpul di depan gedung Polda (Polisi Daerah) Sumatra Selatan, Kamis, (12/3/2026). Ukhuwahfoto/Kiranty.[/caption]...

Average Rating