Read Time:1 Minute, 43 Second
Mahasiswa UIN RF kelompok 41 laksanakan KKN Reguler menuju desa Sidogede Prabumulih Utara, peberangkatan di Jakabaring kampus B, Kamis (16/07/2026). Ukhuwahfoto/Andika

UIN RF – Ukhuwahnews | Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LP2M) UIN Raden Fatah Palembang (UIN RF) resmi memberangkatkan 914 mahasiswa peserta Kuliah Kerja Nyata (KKN) Reguler Tahun 2026 dengan 32 bus di Kampus B UIN Raden Fatah Jakabaring, Kamis (16/7/2026).

Mahasiswa melaksanakan pengabdian kepada masyarakat selama 35 hari dan di tempatkan di sejumlah kecamatan, di antaranya Prabumulih Barat, Prabumulih Timur, Prabumulih Utara, Prabumulih Selatan, Cambai, serta Rambang Kapak Tengah.

Ketua LP2M UIN RF Palembang, Kun Budianto mengatakan KKN tahun ini mengusung tema “Peningkatan Ekonomi Masyarakat Melalui Digitalisasi,” dan mahasiswa juga perlu mengemban program wajib yang telah ditentukan.

“Dari LP2M program kerjanya, yaitu edukasi pencegahan kekerasan terhadap perempuan dan anak, serta sosialisasi UIN RF Palembang kepada masyarakat,” kata Kun.

Lalu, Kun menjelaskan tantangan utama mahasiswa selama menjalankan KKN adalah mampu melibatkan masyarakat dalam setiap program kerja.

“Agar kegiatan yang dilaksanakan memberikan manfaat nyata, pemberdayaan masyarakat perlu juga disesuaikan dengan program pemerintah desa setempat,” jelasnya.

Baca Juga: Meraih Cumlaude: Kerja Sama Dukungan Orang Tua dan Putri Berprestasi

Selain itu, Kun menegaskan bahwa selama pelaksanaan KKN, seluruh mahasiswa diwajibkan mengunggah laporan kegiatan setiap hari melalui website sebagai bentuk publikasi dan dokumentasi pelaksanaan program.

“KKN merupakan mata kuliah wajib sehingga mahasiswa yang tidak menjalankan kewajibannya sesuai ketentuan akan dinyatakan tidak lulus,” tegas Kun.

Adapun salah satu kelompok 41 peserta KKN, mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) Program Studi Ekonomi Syariah, Rahmat Hidayah mengatakan program unggulan yang akan dijalankan adalah pendampingan pembuatan sertifikat halal bagi pelaku usaha.

“Pelaksanaan program pemberdayaan ekonomi digital sebagai upaya meningkatkan daya saing produk masyarakat berlokasi di Desa Sidogede, Kecamatan Prabumulih Utara,” ujarnya.

Tak hanya itu, Rahmat meceritakan program wajibnya telah dipersiapkan, yaitu sosialisasi pencegahan pernikahan dini dan edukasi perlindungan perempuan dan anak.

“Seluruh program kerja sudah sejak awal dipersiapkan agar pelaksanaannya berjalan lancar dan dapat memberikan manfaat bagi masyarakat, khususnya pelaku usaha,” pungkas Rahmat.

Editor: Manda Dwi Lestari

About Post Author

Andika

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %

Average Rating

5 Star
0%
4 Star
0%
3 Star
0%
2 Star
0%
1 Star
0%

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Previous post Meraih Cumlaude: Kerja Sama Dukungan Orang Tua dan Putri Berprestasi
Next post Mahasiswa PPL UIN RF Fakultas Ushuluddin Siap Sukseskan Musda XI MUI Sumsel 2026