UIN RF – Ukhuwahnews | Universitas Islam Negeri (UIN) Raden Fatah Palembang melaksanakan ibadah kurban di hari kedua Idul Adha 1445 Hijriah, Selasa (18/06/24).
Rektor UIN RF, Nyayu Khodijah bersama pimpinan lainnya yaitu para Wakil Rektor, Biro AUPK dan para Dekan turut menyaksikan secara langsung proses pemotongan hewan kurban yang dilaksanakan di lapangan Kampus UIN Raden Fatah Palembang.
Bertambah dari tahun sebelumnya, tahun ini ada sembilan ekor sapi dan dua ekor kambing yang dikurbankan oleh Civitas Akademika, tim Ibu-ibu Lunch UIN RF, KPRI, PT. Gasnet, Bank Syariah Indonesia (BSI), Bank CIMB Niaga Syari’ah, Bank Sumsel Babel (BSB), dan Bank Muamalat.
Baca juga: Tips Minum Kopi yang Baik dan Lebih Sehat
About Post Author
Marshanda
More Stories
Mahasiswa Sumsel Turun ke Jalan, Tuntut Prioritas Pendidikan dan Kesehatan
[caption id="attachment_5826" align="alignnone" width="1080"] Aliansi Mahasiswa berhenti di depan gerbang kantor DPRD Sumsel sambil membawa spanduk Palembang, Senin (04/05/2026)Ukhuwahfoto/Tanya Zalzalbilla[/caption]...
Semarak Hari Tari Sedunia 2026 di Museum SMB II Palembang
Palembang-Ukhuwahnews|Dalam rangka memperingati Hari Tari Sedunia yang jatuh setiap 29 April, Pemerintah Kota Palembang bersama Komunitas Seni menggelar pertunjukan tari...
Klenteng Hok Tjing Rio: Tempat Sembahyang Etnis Tionghoa Setiap Cap Go Meh
Palembang - Ukhuwahnews | Menjelang H-1 puncak perayaan Cap Go Meh, ratusan umat Tionghoa memadati Klenteng Hok Tjing Rio untuk...
UKMK Teater Gelar Petra 2025: Perayaan Hari Lahir Sekaligus Rangkaian Pelantikan Anggota Baru
Palembang-Ukhuwahnews | Unit Kegiatan Mahasiswa Khusus (UKMK) Seni dan Budaya Teater Arafah UIN Raden Fatah Palembang, memperingati hari lahir UKMK...
Satu Hari yang Penuh Kreasi: Festival Seni Budaya PGMI UIN Raden Fatah
UIN RF-Ukhuwahnews | Program Studi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (PGMI) Fakultas Tarbiyah dan Keguruan, Universitas Islam Negeri Raden Fatah (UIN...
Leluhur Desa Sedupi: Menyusuri Sejarah Puyang dan Pusaka yang Dihormati
Sedupi - Ukhuwahnews | Di tengah sunyi Desa Sedupi, jejak masa lalu masih berdenyut melalui cerita-cerita yang diwariskan secara lisan....






Average Rating