Palembang – Ukhuwahnews | Pulau Kemaro di Kota Palembang menjadi pusat perayaan Cap Go Meh yang meriah dan penuh warna setiap tahunnya.
Ribuan pengunjung dari berbagai daerah memadati pulau yang terletak di tengah Sungai Musi ini untuk menyaksikan rangkaian acara perayaan Cap Go Meh dan hiburan, salah satu contohnya adalah pertunjukan Barongsai.
Tak hanya pertunjukan Barongsai yang ditampilkan di pelataran pagoda Pulau Kemaro ini, ada juga beragam stand jajanan yang dapat dikunjungi wisatawan pada perayaan Cap Go Meh di Pulau Kemaro pada Selasa, (11/02/2025).
Baca juga: Mahasiswa KKN UIN Raden Fatah Kolaborasi Olah Sampah Organik



Ukhuwahfoto / Rani Dwi Oktafidiya


Reporter: Rani Dwi Oktafidiya
Editor: Annisaa Syafriani
More Stories
Mahasiswa Sumsel Turun ke Jalan, Tuntut Prioritas Pendidikan dan Kesehatan
[caption id="attachment_5826" align="alignnone" width="1080"] Aliansi Mahasiswa berhenti di depan gerbang kantor DPRD Sumsel sambil membawa spanduk Palembang, Senin (04/05/2026)Ukhuwahfoto/Tanya Zalzalbilla[/caption]...
Semarak Hari Tari Sedunia 2026 di Museum SMB II Palembang
Palembang-Ukhuwahnews|Dalam rangka memperingati Hari Tari Sedunia yang jatuh setiap 29 April, Pemerintah Kota Palembang bersama Komunitas Seni menggelar pertunjukan tari...
Klenteng Hok Tjing Rio: Tempat Sembahyang Etnis Tionghoa Setiap Cap Go Meh
Palembang - Ukhuwahnews | Menjelang H-1 puncak perayaan Cap Go Meh, ratusan umat Tionghoa memadati Klenteng Hok Tjing Rio untuk...
UKMK Teater Gelar Petra 2025: Perayaan Hari Lahir Sekaligus Rangkaian Pelantikan Anggota Baru
Palembang-Ukhuwahnews | Unit Kegiatan Mahasiswa Khusus (UKMK) Seni dan Budaya Teater Arafah UIN Raden Fatah Palembang, memperingati hari lahir UKMK...
Satu Hari yang Penuh Kreasi: Festival Seni Budaya PGMI UIN Raden Fatah
UIN RF-Ukhuwahnews | Program Studi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (PGMI) Fakultas Tarbiyah dan Keguruan, Universitas Islam Negeri Raden Fatah (UIN...
Leluhur Desa Sedupi: Menyusuri Sejarah Puyang dan Pusaka yang Dihormati
Sedupi - Ukhuwahnews | Di tengah sunyi Desa Sedupi, jejak masa lalu masih berdenyut melalui cerita-cerita yang diwariskan secara lisan....

Average Rating