Palembang-Ukhuwahnews | Kapal Jukung sebagai alat transportasi pengangkut barang di masa lampau, kini sebagian diantaranya telah berinovasi menjadi warung apung di pinggir Benteng Kuto Besak (BKB) Palembang, Minggu (7/7/2025).
Sekitar abad ke-17 kapal jukung pertama kali dijadikan sarana transportasi di daerah pinggir Sungai Musi, kota Palembang, kini sebagian kapal jukung telah berubah fungsi sejak tahun 2004 menjadi warung apung.
Salah satunya adalah terdapat tiga warung apung yang berdekatan, yaitu warung Bikcik Mery, Bikcik Emi, dan Cek Sri. Adapun satu kapal apung lagi yang terletak di dekat patung iwak belido.
Awalnya pembeli yang datang bisa dihitung jari, hingga kini ramai peminat karena pengalaman makan yang unik serta pemandangan yang indah. Hidangan yang dijual ialah seperti gorengan, pempek, mie tektek dan makanan khas Palembang lainnya.

Ukhuwahfoto/Tanya Zalzalbilla




Ukhuwahfoto/Tanya Zalzalbilla
About Post Author
Ahmad Hafiizh Kudrawi
More Stories
Mahasiswa Sumsel Turun ke Jalan, Tuntut Prioritas Pendidikan dan Kesehatan
[caption id="attachment_5826" align="alignnone" width="1080"] Aliansi Mahasiswa berhenti di depan gerbang kantor DPRD Sumsel sambil membawa spanduk Palembang, Senin (04/05/2026)Ukhuwahfoto/Tanya Zalzalbilla[/caption]...
Semarak Hari Tari Sedunia 2026 di Museum SMB II Palembang
Palembang-Ukhuwahnews|Dalam rangka memperingati Hari Tari Sedunia yang jatuh setiap 29 April, Pemerintah Kota Palembang bersama Komunitas Seni menggelar pertunjukan tari...
Klenteng Hok Tjing Rio: Tempat Sembahyang Etnis Tionghoa Setiap Cap Go Meh
Palembang - Ukhuwahnews | Menjelang H-1 puncak perayaan Cap Go Meh, ratusan umat Tionghoa memadati Klenteng Hok Tjing Rio untuk...
UKMK Teater Gelar Petra 2025: Perayaan Hari Lahir Sekaligus Rangkaian Pelantikan Anggota Baru
Palembang-Ukhuwahnews | Unit Kegiatan Mahasiswa Khusus (UKMK) Seni dan Budaya Teater Arafah UIN Raden Fatah Palembang, memperingati hari lahir UKMK...
Satu Hari yang Penuh Kreasi: Festival Seni Budaya PGMI UIN Raden Fatah
UIN RF-Ukhuwahnews | Program Studi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (PGMI) Fakultas Tarbiyah dan Keguruan, Universitas Islam Negeri Raden Fatah (UIN...
Leluhur Desa Sedupi: Menyusuri Sejarah Puyang dan Pusaka yang Dihormati
Sedupi - Ukhuwahnews | Di tengah sunyi Desa Sedupi, jejak masa lalu masih berdenyut melalui cerita-cerita yang diwariskan secara lisan....

Average Rating