Palembang – Ukhuwahnews | Dalam rangka peringati Hari Disabilitas Internasional, Rumah Disabilitas Palembang undang Pesulap Palembang untuk latih sensorik anak-anak penyandang disabilitas di Atrium lantai 1 Palembang Square Mall, Sabtu (07/12/2024).
Pada acara yang bertemakan Harmoni Nusantara Inklusif yang bekerja sama dengan Perusahaan Terbatas (PT) Pertamina, Pesulap menampilkan atraksi gambar dan visualisasi di hadapan anak-anak penyandang disabilitas.
Nabawar Magician sebagai Pesulap mengaku tampil dalam acara ini sangat berarti bagi ia dan Alvin.
“Kali diundang oleh Rumah Disabilitas Palembang. Hari ini juga adalah Hari Disabilitas, jadi kami harus antusias untuk memberikan yang terbaik,” katanya.
Nabawar menjelaskan perbedaan antar pertunjukan mereka dengan sulap lainnya. Nabawar fokus pada kecepatan tangan, sementara Alvin lebih mengutamakan hiburan dan kesenangan.
“Saya ingin anak-anak merasa senang dan terhibur, karena sulap bisa menjadi cara yang menyenangkan untuk mengedukasi. Kalau saya sendiri sulap dengan menampilkan gerakan sedangkan teman saya sebagai penghibur,” jelasnya.
Ia mengatakan mengenai persiapan pertunjukan, keduanya sepakat bahwa latihan yang matang sangat penting.
“Kami harus berlatih dengan keras dan menyiapkan segala sesuatunya dengan baik agar pertunjukan berjalan lancar,” katanya.
Baca juga: Rumah Disabilitas Palembang Tampilkan Bahasa Isyarat Lewat Lagu Manusia Kuat
Ketika ditanyai mengenai kesulitan dalam menghibur anak-anak, Nabawar dan Alvin merasa tidak ada kesulitan.
“Sulap itu mudah dipahami dan mudah dilihat oleh mata, jadi anak-anak bisa langsung menikmati pertunjukan,” jawabnya.
Nabawar menyampaikan inspirasi mereka untuk terjun ke dunia sulap.
“Saya terinspirasi oleh pesulap internasional, David Copperfield, sedangkan Alvin mengidolakan Deddy Corbuzier, pesulap Indonesia yang pernah berkolaborasi dengannya,” ujarnya.
Adi Bayu Almadi, seorang guru di Sekolah Luar Biasa (SLB) Yayasan Pembinaan Anak Cacat (YPAC) Palembang menuturkan sulap memiliki dampak positif bagi anak-anak disabilitas.
“Sulap membantu meningkatkan daya tangkap mereka, terutama melalui visual yang menarik,” tuturnya.
Adi berharap pertunjukan seperti ini terus dilakukan untuk mendukung perkembangan anak-anak disabilitas.
“Saya harap ini dapat menjadi kegiatan yang terus berlanjut dalam bertoleransi,” pungkasnya.
Reporter: Muhammad Alvan Tio Wahyudi (Anggota Magang LPM Ukhuwah)
Editor: Putri Ayu Lestari
About Post Author
Putri Ayu Lestari
More Stories
Menari 10 Jam Non-Stop Bersama 1000 Penari di Museum SMB II Palembang
[caption id="attachment_5803" align="aligncenter" width="1080"] Potret penari melakukan Tari Dana Belincak di halaman depan Museum Sultan Mahmud Badaruddin II Palembang, Rabu...
Semarak Hari Tari Sedunia 2026 di Museum SMB II Palembang
Palembang-Ukhuwahnews|Dalam rangka memperingati Hari Tari Sedunia yang jatuh setiap 29 April, Pemerintah Kota Palembang bersama Komunitas Seni menggelar pertunjukan tari...
Peringati Hari Bumi 2026, Koalisi Mahasiswa dan Sipil Palembang Bersatu dalam Aksi Lingkungan
[caption id="attachment_5779" align="alignnone" width="1280"] Aliansi suara orang muda, sedang berbaris untuk long march menuju kantor Wali Kota Palembang, Kamis (23/04/2026)....
Dorong Ekonomi Syari’ah Melalui Strategi Pembangunan Daerah dan Penguatan Ekonomi Riil
[caption id="attachment_5774" align="aligncenter" width="2560"] Foto bersama akademisi, pemerintah,media, serta pelaku usaha pada forum Ekonomi Regional Sumatera 2026 di Auditorium Perpustakaan...
Top 3 Dunia Pertahanan Indonesia, Kabar Sumatra Resmi Diluncurkan di Forum Ekonomi Regional Sumatra 2026
[caption id="attachment_5766" align="aligncenter" width="1280"] Foto bersama seluruh tamu undangan pada Forum Ekonomi Regional Sumatra 2026 di Auditorium Perpustakaan Kampus B...
Peresmian Car Free Night ATMO Art Culinary di Kota Palembang
[caption id="attachment_5760" align="alignnone" width="1280"] Gubernur, Wali Kota, beserta para jajarannya melakukan peresmian Car Free Night (CFN) Atmo, Art and Culinary...


Average Rating