Read Time:2 Minute, 29 Second
Dinas perhubungan mengatur jalannya kendaraan yang lewat pada saat digelarnya Car Free Night (CFN) di jalan Kolonel Atmo Palembang, Sabtu (19/04/2026). Ukhuwahfoto/Maharani

Palembang – Ukhuwahnews | Penutupan sejumlah ruas jalan mulai diberlakukan seiring diresmikannya Car Free Night (CFN) di Jalan Kolonel Atmo untuk mendukung kelancaran kegiatan dan memberikan ruang bagi masyarakat, kebijakan ini dilakukan dengan pengalihan arus lalu lintas ke jalur alternatif, meski berpotensi menimbulkan kepadatan di beberapa titik, Minggu (19/04/2026).

‎Seiring dengan itu, Kasat Lantas Polrestabes Palembang, AKBP Finan Sukma Radipta, menjelaskan bahwa pengamanan dilakukan secara terpadu bersama instansi terkait. Penutupan jalan diberlakukan kurang lebih sepanjang 300 meter.

‎“Pengamanan malam ini melibatkan gabungan personel Polri dan instansi terkait. Penutupan dilakukan dari Hotel Beston sampai Simpang Linda, dan arus menuju Kolonel Atmo dialihkan melalui Jalan Iskandar,” jelasnya.

Baca Juga: Wisuda ke-96 UIN RF: Angkat Tiga Pilar Bangun Mentalitas Bangsa

‎Lebih lanjut, ia menyebut lokasi tersebut telah ditetapkan langsung oleh Wali Kota sebagai titik pelaksanaan CFN. Untuk mengantisipasi kepadatan, petugas menyiapkan sejumlah check point sebagai bagian dari rekayasa lalu lintas, sekaligus mengatur titik parkir bagi masyarakat.

‎“Titik ini memang sudah ditetapkan oleh Bapak Wali Kota untuk pelaksanaan CFN. Kami juga menyiapkan beberapa check point agar tidak terjadi kepadatan, serta titik parkir yang telah ditentukan oleh Dinas Perhubungan,” ujarnya.

‎Berdasarkan hasil uji coba sebelumnya hingga pelaksanaan saat ini, kondisi di lapangan terpantau aman dan kondusif.

‎“Alhamdulillah, dari uji coba minggu kemarin hingga sekarang berjalan lancar. Kami belum mendengar ataupun menemukan adanya tindak pidana,” katanya.

‎Selain itu, pengaturan juga mencakup akses bagi kendaraan darurat, petugas akan memberikan jalur khusus melalui Jalan Sudirman. Personel telah disiagakan di sejumlah titik untuk memastikan kelancaran akses tersebut.

‎“Apabila ada ambulans atau kendaraan prioritas, akan kita lewatkan melalui Jalan Sudirman. Anggota kami juga tersebar di titik-titik untuk memberikan prioritas dalam kondisi darurat,” tambahnya.

‎Di sisi lain, Nuzul Kurniawan dari Dinas Perhubungan menjelaskan bahwa pemilihan Jalan Kolonel Atmo didasarkan pada kondisi lalu lintas yang relatif sepi serta area yang luas, sehingga dinilai cocok untuk kegiatan CFN. Ia juga menyinggung bahwa kegiatan serupa pernah digelar di kawasan Sudirman sebelum pandemi COVID-19.

‎“Jalan Kolonel Atmo dipilih karena areanya cukup luas dan jarang dilalui kendaraan. Sebelumnya kegiatan serupa juga pernah dilaksanakan di kawasan Sudirman sebelum pandemi,” ungkapnya.

‎Untuk mendukung kelancaran kegiatan, rekayasa lalu lintas dilakukan dengan menutup akses sebelum Pasar Simpang Cinde atau di depan Hotel Beston. Area tersebut tidak diperkenankan untuk dilalui maupun dijadikan tempat parkir.

‎“Di depan Beston tidak bisa digunakan sebagai tempat parkir,” jelasnya.

‎Sebagai alternatif, masyarakat diarahkan untuk memanfaatkan area parkir di Simpang Linda serta di sisi kiri Jalan Sudirman guna mengurangi potensi kemacetan.

‎Dengan berbagai pengaturan tersebut, diharapkan pelaksanaan CFN dapat berjalan secara berkelanjutan. Selain menjadi ruang interaksi publik, kegiatan ini juga diharapkan mampu mendorong pertumbuhan UMKM serta menjadi wadah bagi generasi muda untuk menyalurkan kreativitas.

‎“Harapannya CFN ini bisa berjalan terus agar dapat meningkatkan UMKM dan membantu anak muda dalam berkreasi,” tutupnya.

Reporter: Maharani
Editor: Jimas Muamar

About Post Author

Maharani

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %

Average Rating

5 Star
0%
4 Star
0%
3 Star
0%
2 Star
0%
1 Star
0%

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Previous post Wisuda ke-96 UIN RF: Angkat Tiga Pilar Bangun Mentalitas Bangsa
Next post Peresmian Car Free Night ATMO Art Culinary di Kota Palembang