
Palembang – Ukhuwahnews | Program uji coba Car Free Day (CFD) oleh Pemerintah Kota Palembang menimbulkan dampak kemacetan pada arus jalan alternatif sebagai pengganti jalan yang telah ditutup sekitar Cinde ke Flyover.
Salah satu Dinas Perhubungan Kota Palembang, Yanto mengatakan bahwa persiapan program sudah dilakukan jauh hari sebelum tahap pelaksanaan.
“Tiga minggu yang lalu dipersiapkan, sosialisasinya juga sudah melalui media-media online, hingga saat pelaksanaan pagi tadi keadaan arus lalu lintas berjalan cukup lancar,” kata Yanto pada Minggu (12/04/2026).
Baca Juga: Lebaran, Tradisi, dan Bayang-Bayang Ketimpangan Gender di Indonesia
Yanto juga mengungkapkan Pemerintah Kota telah menyebarkan keamanan di berbagai titik sehingga terciptanya kelancaran yang dimaksud.
“Penyebaran keamanan dari daerah Hulu ke Hilir sudah terlaksana, jadi titik lokasi Sudirman, Simpang Linda Kosmetik, hingga sejalur Sudirman ditutup,” ungkap Yanto.
Lebih lanjut, Yanto juga menyampaikan setelah adanya sosialisasi yang dilakukan masih banyak warga yang belum mengetahui arus jalan yang ditutup.
“Kepada masyarakat yang masih kebingungan agar lebih mengetahuilah arah mana yang harus dilewati pada saat CFD dilaksanakan lauching nanti,” ucap Yanto.

Di tempat lain, salah satu Ojek Online (Ojol), Irwan menegaskan dampak kemacetan yang terjadi akibat penutupan jalan untuk program uji coba CFD.
“Dari arah Jembatan Musi IV sampai ke daerah 13 Hulu tadi lumayan macet, kebetulan dapat orderan di situ jadi ikut merasakan dampaknya,” ungkap Irwan.
Lalu, Irwan menanggapi terkait pelaksanaan program uji coba CFD demi terwujudnya Kota Palembang yang hijau lestari.
“Untuk kemacetan sebenarnya sudah terbiasa, demi memajukan kota tidak masalah dilanjutkan, masyarakat mungkin belum terbiasa saja, apalagi masih banyak yang belum pada tahu informasi,” kata Irwan.
Kepolisian Resor Kota Besar (Polrestabes), Budi Santoso menyampaikan bahwa program ini baru tahap uji coba, dampak yang dirasakan masyarakat akan dijadikan perbaikan menuju lauching minggu depan nanti.
“Ini kan baru uji coba, selanjutnya bakal diadakan evaluasi, disosialisasikan kembali bersama instansi terkait apabila ada hal-hal yang kurang berkenan, nanti kita carikan solusinya yang baik untuk semua sisi masyarakat,” pungkasnya.
Reporter : Manda Dwi Lestari
Editor: Jimas Muamar
About Post Author
Manda Dwi Lestari
More Stories
BEMNUS Sumsel Demo di Kodam II Sriwijaya: Perjuangkan Keadilan untuk Andrie Yunus
[caption id="attachment_5710" align="aligncenter" width="1080"] Ilham (kiri) dan Anggono (kanan) seusai penandatanganan surat tuntutan dari Bemnus Sumsel, di Jalan Sudirman depan...
Demonstrasi Aliansi BEM Sumsel sebagai Bentuk Solidaritas Mahasiswa terhadap Korban Kekerasan Kepolisian
[caption id="attachment_5656" align="alignnone" width="1280"] Presiden Mahasiswa (Presma) Universitas PGRI Palembang sedang melakukan orasi di hadapan massa demonstran dan polisi,...
11 Aliansi BEM Sumsel Demo di Polda, Ajukan 9 Tuntutan Reformasi Polri
[caption id="attachment_5651" align="aligncenter" width="1280"] Demonstran membentangkan spanduk dan berkumpul di depan gedung Polda (Polisi Daerah) Sumatra Selatan, Kamis, (12/3/2026). Ukhuwahfoto/Kiranty.[/caption]...
Cap Go Meh: Momen Pedagang Meraup Rezeki
[caption id="attachment_5612" align="alignleft" width="1920"] Potret Efendi seorang pedang penjual mainan di Perayaan Cap Go Meh di Pulau Kemaro, pada Sabtu...
Malam Terakhir Menuju Puncak Perayaan Cap Go Meh di Pulau Kemaro
[caption id="attachment_5608" align="alignnone" width="1500"] Panitia penjaga sumbangan dan kertas doa perayaan Cap Go Meh di kelenteng Hok Jing Rio Pulau...
Komunitas Barongsai Tiang En Meriahkan Cap Go Meh 2577 Kongzili di Pulau Kemaro
[caption id="attachment_5597" align="aligncenter" width="1920"] Atraksi Barongsai memeriahkan perayaan Cap Go Meh di kawasan Pulau Kemaro, Palembang, Sabtu (01/02/2025). Ukhuwahfoto/Muhammad Alvan...

Average Rating