
Penulis: Manda Dwi Lestari
Matahari pagi, bersinar menerangi cahaya akal
Langkah tak henti dalam tapak yang menangis
Selalu ada mimpi dibangun dengan daya juang
Tapi dikubur hidup-hidup oleh bayang ketidakadilan
Di sudut kota, malam datang tanpa cahaya
Jalan hidup penuh liku, belum disentuh kemajuan
Sekadar menerangin jalan pun, bulan yang turut aksi.
Di kota besar, banyak berita tersebar soal pembangunan
Padahal, masih ada harsa yang belum sempat terbangun.
Mereka yang berkuasa tak luput dari rekam jejak
Bak janji manis, bukan menyuarakan kepahitan
Hakikatnya, tak butuh banyak omong kosong
Perut kosong, tak ada yang membunyikan.
Editor: Ahmad Hafiizh Kudrawi
About Post Author
Ahmad Hafiizh Kudrawi
More Stories
Malang Tubuh Puan
[caption id="attachment_5558" align="aligncenter" width="733"] Sumber/Pinterest[/caption] Penulis: Hidayahni Para puan lahir dalam dekap hangat ibu Diselimuti kasihnya tubuh lugu itu Lalu...
Sunyi yang Disepakati
[caption id="attachment_5491" align="aligncenter" width="960"] Sumber/Freepik[/caption] Di menara gading yang mengaku demokratis, Aklamasi dijatuhkan keras seperti palu Sekali bunyi, nalar terhentikan....
Mencacah Takdir
[caption id="attachment_5306" align="aligncenter" width="734"] Sumber/Pinterest[/caption] Penulis: Bunga Vhiane Queenara Pagi tak lagi membawa kabar mengenai cahaya Hanya aroma tanah yang...
Perempuan Bingung
[caption id="attachment_5141" align="aligncenter" width="640"] Sumber/Pinterest[/caption] Penulis: Hidayahni (Anggota Magang LPM Ukhuwah) Sedari awal mata membuka Dadaku rasa gusar Takut jalanku...
Ironi Semut
[caption id="attachment_4403" align="aligncenter" width="1280"] Ukhuwahfoto/Manda Dwi Lestari[/caption] Penulis: Manda Dwi Lestari Langit tampak biru, tapi janji mereka masih abu Adanya...
Angka Ghaib
[caption id="attachment_4399" align="aligncenter" width="2560"] Sumber: Freepik[/caption] Penulis: Manda Dwi Lestari Gedung tinggi, tak setinggi pemikiran para petinggi Wujud gaji untuk...

Average Rating