Read Time:1 Minute, 49 Second
Dokumentasi KKN Desa Karang Bindu 2026

Prabumulih – Ukhuwahnews | Kelompok 51 dan 52 Kuliah Kerja Nyata (KKN) Angkatan 85 UIN Raden Fatah Palembang telah melaksanakan Sosialisasi Bullying di Sekolah Dasar Negeri (SDN) 63 Prabumulih, Kecamatan Rambang Kapak Tengah, Desa Karang Bindu pada (27/07/2026).

Sosialisasi Bullying bertajuk Gemas: Gerakan Melawan Bullying Anak Sekolah dilangsungkan sejak pukul 09.30 WIB, acara ini bertujuan untuk menyebarluaskan pemahaman siswa SD terhadap perundungan di sekolah.

“Diadakan sosialisasi guna memberi tahu berbagai bentuk bullying yang jarang disadari oleh anak-anak di lingkup sekolah,” ujar Erwin Adhitya Putra selaku Ketua Pelaksana ketika diwawancarai seusai acara.

Baca Juga: KWT Seroja Andalkan Penyiraman Rutin untuk Jaga Kualitas Panen

Erwin mengatakan banyak berita kasus bully yang beredar, sehingga Sosialisasi Bullying sedari SD sangat diperlukan guna memutus kasus pembullyan.

“Seperti yang seringkali terlihat di media sosial, anak SD banyak menjadi korban bully,” ujarnya.

Selaras dengan hal itu, salah satu guru, Nismayanti mengungkapkan bahwa kegiatan seperti ini mampu menanamkan pengertian lebih mendalam kepada siswa, terlebih lagi di SDN 63 Prabumulih baru pertama kali ada Sosialisasi Bullying.

“Alhamdulillah ini perdana, mereka mendapatkan pengetahuan tentang bullying dari anak-anak KKN,” ungkapnya.

Namun, meski perdana diadakan sosialisasi, sebelumnya sudah ada upaya dari pihak sekolah dalam memberikan pengertian guna mencegah terjadinya perundungan.

“Saat guru mengajar di kelas memberi tahu mengenai bully, biasanya ada pada saat mata pelajaran Bahasa Indonesia. Tapi, memang belum menyeluruh, baru kelas empat sampai enam saja yang mempelajari itu,” katanya.

Menurut pengakuan Nismayanti, anak-anak di Desa Karang Bindu tidak awam, kebanyakan telah mengetahui dan memahami terkait bullying, sehingga dibutuhkan peran dan dukungan lagi untuk ke depannya.

“Untuk Bimbingan Konseling (BK) di sini memang belum ada, dan sejauh ini nihil laporan kasus bullying, tapi diusahakan lewat wali kelas masing-masing harus selalu mengawasi. Semoga selanjutnya akan diadakan sosialisasi ke kelas yang tingkat dini,” pungkas Nismayanti saat ditemui di Perpustakaan SD.

Acara diikuti oleh 48 siswa-siswi SDN 63 Prabumulih, dengan total tiga kelas, yakni kelas empat hingga enam. Sosialisasi dilaksanakan dengan interaktif agar anak-anak lebih mudah memahami materi yang disampaikan. Terakhir, acara ditutup pada pukul 11.00 WIB.

Reporter: Nabilla Kartika Wiranti
Editor: Jimas Muamar

About Post Author

Nabilla Kartika Wiranti

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %

Average Rating

5 Star
0%
4 Star
0%
3 Star
0%
2 Star
0%
1 Star
0%

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Previous post Aliansi Masyarakat Palembang Gelar Aksi Dukung Pemerintah dalam Larangan LGBTQ
Next post Mahasiswa KKN Gelar Sosialisasi UIN RF Palembang Dorong Minat Siswa SMA Negeri 6 Prabumulih Melanjutkan Pendidikan Tinggi