
UIN RF — Ukhuwahnews | Universitas Islam Negeri (UIN) Raden Fatah Palembang mencatat, sejarah baru dengan menjadi Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN) pertama di Indonesia yang memperoleh rekognisi resmi dari Kerajaan Hashemiah Yordania.
Informasi tersebut, disampaikan melalui unggahan resmi akun Instagram @uinrafahpalembang pada Senin (22/9/2025). Dalam unggahan tersebut dijelaskan bahwa capaian ini merupakan bentuk nyata respons UIN Raden Fatah terhadap penandatanganan nota kesepahaman Memorandum of Understanding (MoU) antara Kementerian Agama Republik Indonesia (Kemenag RI) dan Pemerintah Kerajaan Yordania.
Baca juga: UIN Raden Fatah Bekali Calon Alumni Hadapi Dunia Kerja
Perlu diketahui, bahwa rekognisi secara akademik merupakan pengakuan formal terhadap mutu, kualitas, dan kesetaraan sistem pendidikan UIN Raden Fatah dengan standar pendidikan tinggi di Yordania.
Pengakuan ini menandakan bahwa kurikulum, metode pengajaran, dan capaian pembelajaran (learning outcomes) di UIN Raden Fatah telah memenuhi kriteria internasional yang ditetapkan oleh Kementerian Pendidikan Tinggi Kerajaan Yordania.
Dengan demikian, mahasiswa dan lulusan UIN Raden Fatah kini memiliki peluang lebih luas untuk: melanjutkan studi di universitas luar negeri, khususnya di Timur Tengah, dengan status akademik yang diakui, dan terlibat dalam kolaborasi riset lintas negara, serta mengikuti program pertukaran dosen dan mahasiswa (student mobility) tanpa perlu konversi tambahan terhadap ijazah atau nilai.
Rektor UIN Raden Fatah, Prof. Dr. Muhammad Adil, menyebut capaian ini sebagai hasil kerja keras panjang sejak 2023.
Menurutnya, pengakuan tersebut bukan hanya prestasi administratif, melainkan juga gerbang bagi kolaborasi global di bidang riset, pengajaran, dan pengabdian lintas negara.
“Target awal hanya Asia Tenggara, namun kita justru tembus Timur Tengah,” ujarnya.
Lebih jauh, pencapaian ini mempertegas posisi UIN Raden Fatah sebagai kampus pelopor internasionalisasi PTKIN di Indonesia, sekaligus membuka jalan bagi universitas Islam negeri lainnya untuk memperluas jejaring global.
Dengan rekognisi ini, UIN Raden Fatah tidak hanya diakui secara kelembagaan, tetapi juga diakui sebagai representasi kualitas pendidikan Islam Indonesia yang mampu bersaing di tingkat dunia, menjadikan capaian ini sebagai tonggak penting dalam sejarah pengembangan pendidikan tinggi keagamaan nasional.
Reporter: Marshanda
Editor: Ahmad Hafiizh Kudrawi
About Post Author
Ahmad Hafiizh Kudrawi
More Stories
KKN Rekognisi Kelompok 345: Ajak Anak Usia Dini Berpikir Kritis
[caption id="attachment_5509" align="aligncenter" width="1280"] Dok/Mahasiswa KKN Rekognisi Kelompok 345 UIN Raden Fatah Palembang[/caption] Banyuasin I - Ukhuwahnews | Mahasiswa Kuliah...
Mahasiswa KKN UIN RF: Mengadakan Festival Bakat Anak Muslim di Masjid Istiqomah di Desa Talang Pangeran Ilir
[caption id="attachment_5499" align="aligncenter" width="2560"] Dok/Mahasiswa KKN Kelompok 63 Desa Talang Pangeran Ilir[/caption] Organ Ilir – Ukhuwahnews | Mahasiswa Kuliah Kerja...
44 Hari Bersama Masyarakat, Mahasiswa KKN ke-84 UIN RF Akhiri Masa Pengabdian
[caption id="attachment_5475" align="alignnone" width="1280"] Suasana Kepulangan Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Islam Negeri Raden Fatah (UIN RF) Palembang di...
Mahasiswa KKN Desa Talang Pangeran Ilir: Bantu UMKM Kemplang Mang Anto
[caption id="attachment_5425" align="aligncenter" width="2560"] Dok/Mahasiswa KKN Desa 2 Talang Pangeran Ilir, Kabupaten Ogan Ilir[/caption] Ogan Ilir - Ukhuwahnews | Mahasiswa...
Penghitungan Suara PEMIRA UIN RF Tuntas, Sempat Terjadi Keributan di TPS 03
[caption id="attachment_5417" align="aligncenter" width="2560"] Mahasiswa menyaksikan penghitungan surat suara PEMIRA di Lapangan UIN RF Palembang, Kamis (05/02/2026). Ukhuwahfoto/Eka Farel Aprilian[/caption]...
PEMIRA UIN RF 2026: Hanya Pencoblosan 18 HMPS
[caption id="attachment_5400" align="aligncenter" width="1600"] Mahasiswa sedang mengantri pencoblosan PEMIRA di Lapangan Universitas Islam Negeri Raden Fatah (UIN RF) Palembang, Kamis...

Average Rating