
Artikel – Ukhuwahnews | Liquefied Petroleum Gas (LPG) 3 kilogram (Kg) merupakan bantuan subsidi dari pemerintah yang diperuntukkan untuk masyarakat miskin. Harganya terjangkau bagi masyarakat berpenghasilan rendah sehingga tertera pada tulisan “Hanya untuk Masyarakat Miskin” di tabungnya.
Namun, sebagian kalangan menengah atas juga turut menggunakan Gas ini. Meskipun Majelis Ulama Indonesia (MUI) menyatakan haram bagi orang berpenghasilan tinggi konsumsi LPG 3 Kg karena melanggar prinsip keadilan.
Lalu, apa penyebab LPG 3 Kg masih banyak digunakan oleh kalangan atas?
Hal ini diprediksi, terjadi akibat dari kebijakan pembatasan yang tidak tepat sasaran. Kebijakan yang harusnya menguntungkan masyarakat ternyata salah alamat, tidak adanya pembatasan yang ketat menjadi alasan masyarakat kelas atas bisa membeli LPG 3 Kg karena opsi yang lebih murah.
Baca Juga: Sejumlah Siswa di Jawa Keracunan MBG, Apa yang Salah?
Pada 1 Februari 2025 lalu, pemerintah resmi melarang penjualan LPG 3 Kg di pengencer. Pemerintah melalui Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menghimbahu Jual beli LPG 3 Kg hanya boleh dilakukan di pangkalan resmi Pertamina.
Dikutip dari kabar tempo yang menjelaskan penyebab LPG 3 Kg langka, Kepala Dinas Tenaga Kerja, Transmigrasi, dan Energi (Disnakertransgi) DKI Jakarta, Hari Nugroho, mengungkapkan kelangkaan LPG 3 Kg di beberapa wilayah terjadi akibat pengurangan kuota LPG 3 Kg bersubsidi pada tahun 2025.
Perubahan pengecer menjadi pangkalan ini diharapkan dapat memutus mata rantai penyalahgunaan penyaluran LPG 3 Kg. Solusi yang dirasa tepat ternyata menimbulkan keluhan sejumlah masyarakat akibat terjadinya kelangkaan Gas LPG 3 Kg di berbagai daerah.
Baca Juga: Studi Mengungkap: Anak Kedua Cenderung Terlibat Masalah
Masyarakat kesulitan untuk mendapatkan LPG 3 Kg, terutama mereka yang berasal dari kelas menengah ke bawah. Faktanya, banyak orang yang harus mengantre panjang sambil membawa tabung gas.
Melihat kondisi tersebut, Pada 5 Februari 2025, Presiden Republik Indonesia (RI) Prabowo Subianto menginstruksikan kepada Menteri ESDM Bahlil Lahadalia untuk mengaktifkan kembali pengencer berjualan LPG 3 Kg. Tetapi, distribusinya akan diperketat agar tepat sasaran.
Guna memastikan subsidi tepat sasaran serta menjaga kelancaran pasokan Gas LPG 3 kg. Pengecer kini harus terdaftar sebagai sub-pangkalan resmi PT Pertamina (Persero) agar bisa membeli langsung dari pangkalan dan mendistribusikannya ke masyarakat.
Penulis: Manda Dwi Lestari
Editor: Rhessya Maris
About Post Author
Hanifah Asy Syafiah
More Stories
Mahasiswa KKN Gelar Seminar Digitalisasi UMKM Menjadi Langkah Strategis Tingkatkan Ekonomi Masyarakat Cambai
[caption id="attachment_6059" align="aligncenter" width="2560"] Dok/Mahasiswa KKN Kelompol 1, Kelurahan Cambai[/caption] Prabumulih – Ukhuwahnews | Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Angkatan...
Mahasiswa KKN UIN RF Kenalkan Pestisida Alami kepada Masyarakat Prabumulih
[caption id="attachment_6052" align="aligncenter" width="1280"] Doc/Mahasiswa KKN Kelompok 24, Kelurahan Sukaraja[/caption] Prabumulih – Ukhuwahnews | Daun pepaya yang selama ini lebih...
Bentengi Remaja dari Pernikahan Dini, Mahasiswa KKN UIN RF Edukasi Siswa SMP Tunas Bakti
[caption id="attachment_6043" align="aligncenter" width="483"] Doc/Mahasiswa KKN Kelompok 24, Kelurahan Sukaraja[/caption] Prabumulih – Ukhuwahnews | Upaya mencegah pernikahan dini di kalangan...
Mahasiswa PPL UIN RF Fakultas Ushuluddin Siap Sukseskan Musda XI MUI Sumsel 2026
[caption id="attachment_6004" align="aligncenter" width="1201"] Doc/PPL UIN RF Fakultas Ushuluddin[/caption] Palembang — Ukhuwahnews | Sejumlah mahasiswa Praktik Pengalaman Lapangan (PPL) dari...
Pernikahan Dini: Ketika Masa Depan Anak Dipertaruhkan oleh Tekanan Sosial
[caption id="attachment_5975" align="aligncenter" width="1448"] Ukhuwahdesain/Tanya Zalzalbilla[/caption] Penulis: Jimas Muamar (Redaktur Berita periode 2026) Artikel – Ukhuwahnews | Pernikahan dini adalah...
Tinggal di Asrama: Antara Adaptasi, Culture Shock, dan Keterbatasan Fasilitas
[caption id="attachment_5940" align="alignnone" width="1600"] Ukhuwahdesain/Tanya Zalzalbilla[/caption] Penulis: Nia Purnamasari Palembang - Ukhuwahnews |Tinggal di asrama bisa menjadi pilihan yang baik,...

Average Rating