
Palembang – Ukhuwahnews | Aliansi Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) se-Sumatra Selatan menggelar aksi demonstrasi di depan Gedung Kepolisian Daerah (Polda) Sumatra Selatan dengan menyerukan reformasi Kepolisian Republik Indonesia (Polri). Aksi tersebut diikuti oleh 11 aliansi dari berbagai kampus di Palembang, Kamis (12/03/2026).
Aksi ini dilakukan sebagai bentuk protes terhadap dua kasus kekerasan yang diduga melibatkan oknum kepolisian. Massa aksi menilai tindakan tersebut menunjukkan sikap arogansi aparat terhadap masyarakat.
Stevent, Wakil Presiden Mahasiswa Universitas PGRI Palembang sekaligus koordinator aksi kampus, mengatakan bahwa tindakan kekerasan oleh oknum kepolisian dinilai terus berulang. Sehingga mahasiswa mengajukan point tuntutan ke Polri.
“Belakangan ini ada dua isu yang sudah diketahui publik. Pertama, pemukulan terhadap seorang siswa oleh oknum kepolisian. Kedua, adanya kasus penembakan yang terjadi secara tidak sengaja. Kami BEM menuntut reformasi publik,” ujarnya.
Baca juga: Bahasa Politik: Aparat Arogan Disebut Oknum
Dalam aksi tersebut, mahasiswa menyampaikan sembilan poin tuntutan kepada pihak kepolisian, yaitu:
1. Mengecam tindakan represif aparat kepolisian.
2. Mengevaluasi sistem open recruitment Polri, termasuk mutasi, promosi, hingga demosi jabatan.
3. Menindaklanjuti petinggi Polri yang aktif di beberapa lembaga maupun instansi negara.
4. Mengevaluasi sistem pelayanan publik serta mengusut tuntas setiap laporan masyarakat.
5. Menggunakan body camera bagi aparat kepolisian saat bertugas.
6. Mengembalikan fungsi Polri sebagai pelindung masyarakat.
7. Mewujudkan transparansi penegakan hukum terhadap anggota Polri.
8. Mengevaluasi dan mempercepat reformasi di tubuh Polri.
9. Memperkuat pengawasan internal maupun eksternal kepolisian.
Selain itu, mahasiswa juga menuntut transparansi hukum terhadap oknum aparat yang melakukan pelanggaran serta meminta keadilan bagi para korban.
“Kami meminta transparansi, bahwa hukum di negeri ini tidak tajam ke bawah dan tumpul ke atas. Harus ada kejelasan hukuman bagi oknum yang melakukan kesalahan,” tambah Stevent.

Di tempat yang sama, Yenni selaku Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP) yang mewakili Kapolda Sumsel, menyampaikan apresiasi kepada mahasiswa yang menyampaikan orasi secara kondusif.
“Atas nama Polri, kami dengan hormat menyambut adik-adik yang menyampaikan aspirasi pada siang hari ini secara humanis, damai, dan tanpa aksi anarkis,” tuturnya saat menanggapi massa aksi.
Sebagai tindak lanjut, massa aksi meminta pihak Polda Sumsel menandatangani sembilan tuntutan tersebut dan memberikan waktu 6×24 jam kepada pihak kepolisian untuk menyampaikan tuntutan itu kepada Kapolda Sumsel, untuk dilanjutkan ke Kepala Kepolisian Negara Indonesia (Kapolri).
Massa mulai memadati jalan di depan Polda Sumsel pada pukul 14:10 WIB, dan bubar pada pukul 15:00 WIB menuju titik kumpul awal di Taman Makam Pahlawan (TMP) Ksatria Ksetra Siguntang. Demo diikuti oleh mahasiswa dari Universitas PGRI, Politeknik Sriwijaya (Polsri), Universitas Muhammadiyah Palembang (UMP), Universitas Sriwijaya (Unsri), Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (STIK) Siti Khadijah, dan Sekolah Tinggi Ilmu Hukum Sumpah Pemuda (STIHPADA).
Reporter: Kiranty Dwi Novitasari
Editor: Jimas Muamar
About Post Author
Kiranty Dwi Novitasari
More Stories
Kapolda Sumsel Usut Tuntas Kasus Pengeroyokan Jurnalis saat Meliput Demonstrasi Karhutla
[caption id="attachment_6121" align="aligncenter" width="1080"] Kapolda Sumsel Rony Samtana duduk bersama perwakilan organisasi pers di Sumatra Selatan yang menuntut pengusutan...
Koalisi Pers Sumsel Gelar Aksi Solidaritas, Desak Pengusutan Kekerasan terhadap Jurnalis
[caption id="attachment_6113" align="aligncenter" width="2560"] Massa aksi membentangkan spanduk tuntutan di depan Mapolda Sumsel, Kamis (15/102025). Ukhuwahfoto/Jimas Muamar[/caption] Palembang – Ukhuwahnews...
Ghompok Kolektif Buka Kembali Arsip Kebakaran Lahan Sumatera Selatan dalam Pameran “Menjaga Api”
[caption id="attachment_6106" align="aligncenter" width="720"] Doc/Ghompok Kolektif[/caption] Press Release Ghompok Kolektif PALEMBANG – Ukhuwahnews | Ghompok Kolektif berpartisipasi dalam pameran Menjaga...
Mahasiswa Desak Pemerintah Perkuat Penanganan Karhutla di Sumsel
[caption id="attachment_6102" align="aligncenter" width="1280"] Gubernur Sumatra Selatan, Herman Deru menerima aspirasi mahasiswa di depan Kantor Gubernur Sumatra Selatan, Senin (05/10/2026)....
Aksi ‘Sumsel Sesak’ Bawa Lima Tuntutan, Demonstran Padati Kantor Gubernur
[caption id="attachment_6091" align="aligncenter" width="1280"] Gabungan mahasiswa yang melakukan audiens bersama Gubernur Sumsel, Senin (05/10/2025). Ukhuwahfoto/Jimas Muamar[/caption] Palembang – Ukhuwahnews|Gabungan mahasiswa...
Aliansi Masyarakat Palembang Gelar Aksi Dukung Pemerintah dalam Larangan LGBTQ
[caption id="attachment_6018" align="aligncenter" width="1600"] Aliansi Bang Japar dalam Aksi Dukung Perpres menolak LGBTQ yang berlangsung di Bundaran Tugu Cempako Telok,...

Average Rating