
Palembang – Ukhuwahnews | Aliansi Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) se-Sumatera Selatan mengadakan Seruan Aksi di Gedung Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Sumatera Selatan (DPRD Sumsel), Rabu (22/8/2024).
Diikuti beberapa kampus di Palembang, aksi ini digelar sebagai bentuk protes terhadap keputusan Badan Legislasi DPR RI, yang menyetujui Revisi Undang-undang (RUU) Pilkada hingga dianggap telah mencederai konstitusi dan demokrasi.
Dari pantauan tim Ukhuwahnews, massa aksi sempat berkumpul di Rumah Limas di Jalan Radial pada pukul 13.00 WIB. Tak lama setelah itu, massa melakukan long march dari Rumah Limas menuju Gedung DPRD Sumsel sembari menyanyikan lagu mars mahasiswa.
Wakil ketua BEM Universitas Sriwijaya, M. Fariz Akendra membuka orasi dengan menjelaskan simbol dari keranda mayat yang mereka bawa.
“Innalillahi Wainnailaihi Raji’un. Ada berita duka dari DPR RI, Telah matinya demokrasi di Indonesia,” kata Fariz saat membuka orasi.
Sempat melakukan orasi sekitar 15 menit pada pukul 13.45, lalu mahasiswa mencoba menerobos masuk ke halaman gedung DPRD Sumsel dan melewati barisan Polisi Wanita (Polwan), dengan iringan sorakan yang berbunyi permintaan masuk ke halaman DPRD Sumsel.
Dengan kekompakan dan kerjasama, ratusan mahasiswa akhirnya bisa menerobos hingga masuk ke depan halaman gedung DPRD Sumsel.
Perwakilan masing-masing universitas mulai menyuarakan tuntutan. Salah satunya Ketua BEM Unsri, Juan Aqshal menyebutkan terdapat empat poin tuntutan yang di ajukan pada aksi ini.
Empat tuntutan tersebut adalah sebagai berikut:
1. Mendesak DPR dan pemerintah untuk membatalkan RUU Nomor 1 Tahun 2015 tentang Penetapan Perpu Nomor 1 Tahun 2014 tentang Pemilihan Gubernur, Bupati, Wali Kota menjadi UU.
2. Mendesak DPR RI untuk mematuhi putusan Mahkamah Konstitusi Nomor 60/PUU-XXII/2024 dan Putusan Mahkamah Konstitusi Nomor 70/PUU-XXII/2024.
3. Mendesak KPU segera menyusun Peraturan Komisi Pemilihan Umum (PKPU) yang sesuai dengan Putusan Mahkamah Konstitusi Nomor 60/PPU-XXxII/2024 dan Putusan Mahkamah Konstitusi Nomor 70/PPU-XxXII/2024.
4. Mendesak DPR dan pemerintah dalam menjaga integritas demokrasi dan konstitusi serta membatalkan hasil pembahasan musyawarah tingkat I terkait RUU Pilkada.
Ketua komisi V DPRD Sumsel Fraksi PDI-P, Susanto Ajis merespon tuntutan mahasiswa dan meminta untuk terus mengawal RUU Pilkada.
“Tetap kawal hingga dibatalkan, saya sebagai perwakilan dari DPRD Provinsi Sumsel akan menandatangani tuntutan para mahasiswa dan akan membawa tuntutan ini ke DPR RI di Jakarta,” ujarnya.
Reporter: Annisa Shalsabilla Sukma
Editor: Dafid Amirul Mukminin
About Post Author
Hanifah Asy Syafiah
More Stories
Aliansi Sumsel Resah Tuntut Pemerintah Prioritaskan Pendidikan
[caption id="attachment_5821" align="alignnone" width="1080"] Ketua Komisi V Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sumatra Selatan (Sumsel) Alwis Gani Menandatangani Surat Tuntutan...
Palembang Info Dorong Ciptakan Solusi untuk Banjir di Kota Palembang
[caption id="attachment_5813" align="aligncenter" width="1280"] Penyampaian gagasan dan tanggapan oleh Akhmad Bastari (kiri) selaku Asisten III Administrasi Umum Sekretariat Daerah (Setda)...
Menari 10 Jam Non-Stop Bersama 1000 Penari di Museum SMB II Palembang
[caption id="attachment_5803" align="aligncenter" width="1080"] Potret penari melakukan Tari Dana Belincak di halaman depan Museum Sultan Mahmud Badaruddin II Palembang, Rabu...
Semarak Hari Tari Sedunia 2026 di Museum SMB II Palembang
Palembang-Ukhuwahnews|Dalam rangka memperingati Hari Tari Sedunia yang jatuh setiap 29 April, Pemerintah Kota Palembang bersama Komunitas Seni menggelar pertunjukan tari...
Peringati Hari Bumi 2026, Koalisi Mahasiswa dan Sipil Palembang Bersatu dalam Aksi Lingkungan
[caption id="attachment_5779" align="alignnone" width="1280"] Aliansi suara orang muda, sedang berbaris untuk long march menuju kantor Wali Kota Palembang, Kamis (23/04/2026)....
Dorong Ekonomi Syari’ah Melalui Strategi Pembangunan Daerah dan Penguatan Ekonomi Riil
[caption id="attachment_5774" align="aligncenter" width="2560"] Foto bersama akademisi, pemerintah,media, serta pelaku usaha pada forum Ekonomi Regional Sumatera 2026 di Auditorium Perpustakaan...

Average Rating