
Palembang – Ukhuwahnews | Perayaan Cap Go Meh di Pulau Kemaro pada Sabtu (28/02/2026) tidak hanya menjadi ajang hiburan dan perayaan budaya, tetapi momentum mencari rezeki bagi pedagang kaki lima. Sejumlah pedagang membuka lapak di sepanjang area perayaan, menawarkan beragam dagangan kepada pengunjung yang memadati lokasi.
Salah satu pedagang, Muhamad Muslim, mengaku menjual berbagai jenis hewan peliharaan, seperti kelinci, hamster, dan ikan hias. Ia menyebutkan harga yang ditawarkan bervariasi, menyesuaikan jenis dan ukuran hewan.
“Ada tiga macam, kelinci Rp100.000 per ekor, hamster Rp25.000. Serta ikan dengan harga beragam mulai dari Rp10.000 sampai Rp20.000,” jelasnya.
Baca juga: Malam Terakhir Sebelum Puncak Perayaan Cap Go Meh di Pulau Kemaro
Menurut Muslim, pendapatan yang diperoleh selama perayaan tidak menentu. Dalam satu malam, ia bisa meraup omzet sekitar Rp500 ribu hingga Rp600 ribu. Bahkan, ketika pengunjung membludak, penghasilannya dapat mencapai Rp1 juta.
“Hasilnya tidak tentu, kadang Rp500 ribu, kadang Rp600 ribu per malam. Kalau ramai, bisa sampai Rp1 juta,” tuturnya.
Meski demikian, ia mengungkapkan harus mengeluarkan biaya sewa lapak selama perayaan berlangsung. Baginya, biaya tersebut cukup memberatkan, terutama jika jumlah pembeli tidak sesuai harapan.
“Kami menyewa lapak bayar sekitar Rp200 ribu selama perayaan. Kadang tidak sesuai dengan ramainya pembeli,” ucapnya.
Muslim berharap ke depan panitia atau pihak terkait dapat menyediakan tempat khusus bagi pedagang kecil dengan biaya yang lebih terjangkau.
“Kami sebagai pedagang kecil berharap biaya tempat jangan terlalu mahal. Kami tidak sanggup bayar seperti yang pakai tenda. Harapannya ada tempat khusus untuk pedagang kecil seperti kami, dengan biaya yang lebih terjangkau,” harapnya.
Hal senada juga dirasakan Efendi, pedagang mainan yang berjualan di lokasi yang sama. Ia mengaku penghasilannya justru lebih kecil dibandingkan pedagang lain.
“Saya jualan dengan modal Rp300 sampai Rp500 ribu lalu saya setorkan. Keuntungan bersih sekitar Rp100 ribu,” katanya.
Efendi menuturkan, keuntungan yang diperoleh tidak sebanding dengan biaya operasional dan sewa tempat yang harus dibayarkan. Ia pun berharap ada kebijakan yang mempertimbangkan kondisi pedagang kecil.
“Sebagai pedagang kecil saya berharap biaya sewa tergantung ramainya pembeli,” tutupnya.
Perayaan Cap Go Meh di Pulau Kemaro setiap tahunnya memang menjadi daya tarik wisata budaya di Kota Palembang. Namun di balik semaraknya perayaan, para pedagang kecil masih berharap adanya perhatian lebih agar roda ekonomi mereka tetap berputar tanpa terbebani biaya yang tinggi.
Reporter: Maharani
Editor: Jimas Muamar
About Post Author
Maharani
More Stories
Kapolda Sumsel Usut Tuntas Kasus Pengeroyokan Jurnalis saat Meliput Demonstrasi Karhutla
[caption id="attachment_6121" align="aligncenter" width="1080"] Kapolda Sumsel Rony Samtana duduk bersama perwakilan organisasi pers di Sumatra Selatan yang menuntut pengusutan...
Koalisi Pers Sumsel Gelar Aksi Solidaritas, Desak Pengusutan Kekerasan terhadap Jurnalis
[caption id="attachment_6113" align="aligncenter" width="2560"] Massa aksi membentangkan spanduk tuntutan di depan Mapolda Sumsel, Kamis (15/102025). Ukhuwahfoto/Jimas Muamar[/caption] Palembang – Ukhuwahnews...
Ghompok Kolektif Buka Kembali Arsip Kebakaran Lahan Sumatera Selatan dalam Pameran “Menjaga Api”
[caption id="attachment_6106" align="aligncenter" width="720"] Doc/Ghompok Kolektif[/caption] Press Release Ghompok Kolektif PALEMBANG – Ukhuwahnews | Ghompok Kolektif berpartisipasi dalam pameran Menjaga...
Mahasiswa Desak Pemerintah Perkuat Penanganan Karhutla di Sumsel
[caption id="attachment_6102" align="aligncenter" width="1280"] Gubernur Sumatra Selatan, Herman Deru menerima aspirasi mahasiswa di depan Kantor Gubernur Sumatra Selatan, Senin (05/10/2026)....
Aksi ‘Sumsel Sesak’ Bawa Lima Tuntutan, Demonstran Padati Kantor Gubernur
[caption id="attachment_6091" align="aligncenter" width="1280"] Gabungan mahasiswa yang melakukan audiens bersama Gubernur Sumsel, Senin (05/10/2025). Ukhuwahfoto/Jimas Muamar[/caption] Palembang – Ukhuwahnews|Gabungan mahasiswa...
Aliansi Masyarakat Palembang Gelar Aksi Dukung Pemerintah dalam Larangan LGBTQ
[caption id="attachment_6018" align="aligncenter" width="1600"] Aliansi Bang Japar dalam Aksi Dukung Perpres menolak LGBTQ yang berlangsung di Bundaran Tugu Cempako Telok,...

Average Rating