
Palembang-Ukhuwahnews | Kompleks pemakaman bersejarah Kawah Tekureb, merupakan tempat peristirahatan keluarga Sultan Mahmud Badaruddin Joyo Wikromo, di daerah Lemabang, Kota Palembang, Selasa (28/10/2025).
Pada tahun 1724, Sultan Mahmud Badaruddin Joyo Wikromo (Sultan Mahmud Badaruddin I) pada umur dua tahun naik tahta menjadi Sultan Palembang. Beliau menggantikan Kakeknya Sultan Agung Komaruddin Sri Teruno.
”Semasa hidupnya Sultan Mahmud Badaruddin I, dikenal sebagai Waliyullah dan juga penyebar agama islam, hingga pengaruhnya sampai ke Cina (Tiongkok), Malaysia (Kelantan), Jawa (Demak), untuk memperluas pengaruh agama isIam di berbagai wilayah tersebut,” ujar juru kunci ichsan.
”Semasa kepemimpinan Sultan Mahmud Badaruddin I, dikenal sebagai era pembangunan salah satunya Makam Kawah Tekureb yang dibangun pada tahun 1728 yang bersamaan dengan Masjid Agung,” lanjutnya saat di wawancarai.
Komplek Pemakaman Kawah Tekureb, dibangun khusus untuk makam Utama Sultan Mahmud Badaruddin I dan keluarga beliau hingga orang terpenting disisih Sultan.
”Di pemakaman tersebut ada beberapa nama yang dikenal pada massa itu Imam Sayid Idrus Al. Idrus (guru besar), Ratu Sepuh (istri pertama), Ratu Gadung (istri kedua), Mas Ayu Ratu (istri ketiga), (Nyai Mas Naima (istri keempat),” tuturnya.
”Bangunan Kawah Tekurep disebut tersirat dalam kitab suci Al-Qur’an, dengan enam makam melambangkan rukun iman dan dua pintu melambangkan dua kalimat syahadat,” kata ichsan.
Makam para wali dan tokoh penting (makam waliyullah), selalu diletakkan di dataran tertinggi sebagai simbol ketinggian ilmu, sementara makam keluarga atau kerabat lainnya berada di dataran yang lebih rendah.
”Harapan terbesar saya sebagai juru kunci adalah agar pemerintah dan seluruh masyarakat Kota Palembang dapat memberikan perhatian penuh untuk menjaga, memelihara, dan merawat makam para wali Allah,” pungkas Ichsan.
Sebab, Makam Kawah Tekureb adalah cikal bakal sejarah Kesultanan Palembang Darussalam. Jika bukan kita yang menjaganya, siapa lagi yang akan merawat warisan yang seharusnya tersebar ke samapai mancanegara, “tutup Ichsan.
Reporter: Jimas Muamar
Editor: Ahmad Hafiizh Kudrawi
About Post Author
Ahmad Hafiizh Kudrawi
More Stories
Kapolda Sumsel Usut Tuntas Kasus Pengeroyokan Jurnalis saat Meliput Demonstrasi Karhutla
[caption id="attachment_6121" align="aligncenter" width="1080"] Kapolda Sumsel Rony Samtana duduk bersama perwakilan organisasi pers di Sumatra Selatan yang menuntut pengusutan...
Koalisi Pers Sumsel Gelar Aksi Solidaritas, Desak Pengusutan Kekerasan terhadap Jurnalis
[caption id="attachment_6113" align="aligncenter" width="2560"] Massa aksi membentangkan spanduk tuntutan di depan Mapolda Sumsel, Kamis (15/102025). Ukhuwahfoto/Jimas Muamar[/caption] Palembang – Ukhuwahnews...
Ghompok Kolektif Buka Kembali Arsip Kebakaran Lahan Sumatera Selatan dalam Pameran “Menjaga Api”
[caption id="attachment_6106" align="aligncenter" width="720"] Doc/Ghompok Kolektif[/caption] Press Release Ghompok Kolektif PALEMBANG – Ukhuwahnews | Ghompok Kolektif berpartisipasi dalam pameran Menjaga...
Mahasiswa Desak Pemerintah Perkuat Penanganan Karhutla di Sumsel
[caption id="attachment_6102" align="aligncenter" width="1280"] Gubernur Sumatra Selatan, Herman Deru menerima aspirasi mahasiswa di depan Kantor Gubernur Sumatra Selatan, Senin (05/10/2026)....
Aksi ‘Sumsel Sesak’ Bawa Lima Tuntutan, Demonstran Padati Kantor Gubernur
[caption id="attachment_6091" align="aligncenter" width="1280"] Gabungan mahasiswa yang melakukan audiens bersama Gubernur Sumsel, Senin (05/10/2025). Ukhuwahfoto/Jimas Muamar[/caption] Palembang – Ukhuwahnews|Gabungan mahasiswa...
Aliansi Masyarakat Palembang Gelar Aksi Dukung Pemerintah dalam Larangan LGBTQ
[caption id="attachment_6018" align="aligncenter" width="1600"] Aliansi Bang Japar dalam Aksi Dukung Perpres menolak LGBTQ yang berlangsung di Bundaran Tugu Cempako Telok,...

Average Rating