
Banyuasin – Ukhuwahnews | Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Islam Negeri Raden Fatah (UIN RF) Palembang adakan sosialisasi pengolahan buah melon bersama anggota Pemberdayaan Kesejateraan Keluarga (PKK) desa Tanjung Agung di Grand House Petani Melon Desa Tanjung Agung, Kec. Banyuasin III, Kabupaten Banyuasin, Minggu (23/02/2025).
Kegiatan ini merupakan bagian dari program Kuliah Kerja Nyata (KKN) angkatan ke-82, kelompok 52 UIN RF Palembang, yang bertujuan untuk memberdayakan masyarakat desa melalui pemanfaatan teknologi digital.
Mahasiswa KKN memberikan pelatihan kepada petani lokal tentang cara efektif mempromosikan produk pertanian, khususnya buah melon, melalui platform media sosial seperti Instagram, Facebook, dan WhatsApp.
Dalam pelatihan tersebut, mahasiswa menjelaskan pentingnya kehadiran media online bagi petani untuk memperluas jangkauan pasar tanpa memerlukan biaya besar.
Baca juga: Pantauan Bunting, Warisan Budaya Pagar Alam yang Tetap Hidup
Bayu Tri Pamungkas selaku Ketua Kelompok KKN Kelompok 52, menyampaikan melalui pelatihan ini memberikan tutorial praktis tentang pembuatan konten menarik, teknik fotografi produk, penulisan deskripsi yang informatif, serta strategi interaksi dengan calon pembeli secara online.
“Kami, sebagai mahasiswa KKN, merasa sangat senang dan bersyukur bisa berpartisipasi dalam acara yang sangat penting dan bermanfaat ini,” ucapnya.
lebih lanjut, Bayu menyampaikan melalui metode ini juga dapat merasakan secara langsung mempromosi buah melon di media sosial dan tumbuh kesadaran akan pentingnya mempromosikan ke media sosial.
“Kita semua dapat lebih memahami hak-hak memanfaatkan buah melon agar dapat menjadi olahan dari desa Tanjung Agung.” ujar Bayu
Selain itu, Bayu menjelaskan melalui pelatihan ini mahasiswa membantu petani dalam membuat akun bisnis di berbagai platform media sosial dan mengajarkan cara mengelola akun tersebut secara profesional.
“Diharapkan, melalui inisiatif ini, petani di Desa Tanjung Agung dapat meningkatkan penjualan buah melon mereka dan menjangkau konsumen yang lebih luas tanpa harus mengeluarkan biaya promosi yang besar,” jelasnya.
Di akhir acara, Fitriyanti selaku Ketua PKK Desa Tanjung Agung menyatakan harapannya agar kegiatan sosialisasi ini tidak hanya berhenti sebagai sebuah acara satu kali, melainkan menjadi momentum awal bagi rangkaian program inklusif yang lebih luas.
“Langkah ini diharapkan dapat dijadikan contoh bagi desa-desa lain dalam mengimplementasikan pengolahan dan prokosi di tingkat lokal sampai seluruh Pulau Sumatera,” ungkap Fitriyanti.
Fitriyanti menyampaikan mahasiswa dan ibu PKK bersama-sama berupaya mengajak masyarakat untuk lebih memahami serta mendukung Grand House Sumatera Selatan, sehingga setiap individu dapat merasakan pengolahan buah melon.
“Semoga Langkah ini dapat menjadikan contoh bagi warga desa dalam menciptakan lingkungan yang peka terhadap promosi pengolahan buah melon di media sosial,” tambah Fitriyanti.
Kepala Desa Tanjung Agung, Dodi Musriyanto menyatakan apresiasinya terhadap upaya mahasiswa dalam membantu petani memanfaatkan teknologi digital untuk kemajuan ekonomi desa.
“(semoga) kolaborasi antara institusi pendidikan dan masyarakat seperti ini dapat terus berlanjut di masa mendatang,” ungkapnya.
Materi-materi yang disuguhkan seputar pengolahan buah melon agar ada nilai jual lebih. Pemateri yang dihadirkan berasal dari kalangan akademis dari UIN RF Palembang dan Universitas Sriwijaya (UNSRI) memaparkan informasi secara interaktif melalui presentasi dan promosi dengan Low Budget.
Penulis: Akhmad Akbar Apriansyah (Kontributor)
Editor: Annisaa Syafriani
About Post Author
Annisaa Syafriani
More Stories
Bahan Evaluasi, Uji Coba CFD Kota Palembang Timbulkan Kemacetan
[caption id="attachment_5740" align="aligncenter" width="1280"] Suasana jalan pagi masyarakat Kota Palembang di atas Jembatan Ampera dalam mengikuti program uji coba CFD...
BEMNUS Sumsel Demo di Kodam II Sriwijaya: Perjuangkan Keadilan untuk Andrie Yunus
[caption id="attachment_5710" align="aligncenter" width="1080"] Ilham (kiri) dan Anggono (kanan) seusai penandatanganan surat tuntutan dari Bemnus Sumsel, di Jalan Sudirman depan...
Demonstrasi Aliansi BEM Sumsel sebagai Bentuk Solidaritas Mahasiswa terhadap Korban Kekerasan Kepolisian
[caption id="attachment_5656" align="alignnone" width="1280"] Presiden Mahasiswa (Presma) Universitas PGRI Palembang sedang melakukan orasi di hadapan massa demonstran dan polisi,...
11 Aliansi BEM Sumsel Demo di Polda, Ajukan 9 Tuntutan Reformasi Polri
[caption id="attachment_5651" align="aligncenter" width="1280"] Demonstran membentangkan spanduk dan berkumpul di depan gedung Polda (Polisi Daerah) Sumatra Selatan, Kamis, (12/3/2026). Ukhuwahfoto/Kiranty.[/caption]...
Cap Go Meh: Momen Pedagang Meraup Rezeki
[caption id="attachment_5612" align="alignleft" width="1920"] Potret Efendi seorang pedang penjual mainan di Perayaan Cap Go Meh di Pulau Kemaro, pada Sabtu...
Malam Terakhir Menuju Puncak Perayaan Cap Go Meh di Pulau Kemaro
[caption id="attachment_5608" align="alignnone" width="1500"] Panitia penjaga sumbangan dan kertas doa perayaan Cap Go Meh di kelenteng Hok Jing Rio Pulau...

Average Rating