Penulis: Vivin Noor Azizah
Senyum hampa menghiasi rupanya
Bangun di pagi hari
Berharap agar tetap kuat
Perlahan mulai menyusuri jalan sunyi
Tertata?? Hah apa itu
Berjalan dalam lingakaran yang ditentukan
Berjalan dengan arah tak memiliki tujuan
Hidup seakan tak adil bagi sebagian orang
Baca juga: Puisi: Tuan Berkacamata
Dimana ujungnya arah ini?
Apa tujuan aku berjalan?
Menangis tersedu sedu?
Tertawa dengan rasa hampa?
Sesaat tersenyum melihat arah
Sesaat merenung melihat arah pula
Angkat bicara tak berguna
Jalan yang aku pilih selalu diangap salah
Miris.. seakan tertata nyatanya hilang arah
Mencoba berdamai sulit ku rasa
Menerima keadaan juga sulit rasanya
Tapi apakah ada hal lain selain itu?
About Post Author
Putri Ayu Lestari
More Stories
Sunyi yang Disepakati
[caption id="attachment_5491" align="aligncenter" width="960"] Sumber/Freepik[/caption] Di menara gading yang mengaku demokratis, Aklamasi dijatuhkan keras seperti palu Sekali bunyi, nalar terhentikan....
Mencacah Takdir
[caption id="attachment_5306" align="aligncenter" width="734"] Sumber/Pinterest[/caption] Penulis: Bunga Vhiane Queenara Pagi tak lagi membawa kabar mengenai cahaya Hanya aroma tanah yang...
Perempuan Bingung
[caption id="attachment_5141" align="aligncenter" width="640"] Sumber/Pinterest[/caption] Penulis: Hidayahni (Anggota Magang LPM Ukhuwah) Sedari awal mata membuka Dadaku rasa gusar Takut jalanku...
Ironi Semut
[caption id="attachment_4403" align="aligncenter" width="1280"] Ukhuwahfoto/Manda Dwi Lestari[/caption] Penulis: Manda Dwi Lestari Langit tampak biru, tapi janji mereka masih abu Adanya...
Angka Ghaib
[caption id="attachment_4399" align="aligncenter" width="2560"] Sumber: Freepik[/caption] Penulis: Manda Dwi Lestari Gedung tinggi, tak setinggi pemikiran para petinggi Wujud gaji untuk...
Simpul Jiwa
[caption id="attachment_4279" align="aligncenter" width="1280"] Ukhuwahfoto/Manda Dwi Lestari[/caption] Penulis: Manda Dwi Lestari Hitam, putih, hijau, dan merah. Negeri yang penuh warna...


Average Rating