Artikel-Ukhuwahnews | Dalam kehidupan sehari-hari, akhlak menjadi cerminan utama kepribadian seseorang. Akhlak yang baik adalah ajaran penting dalam Islam yang mengajarkan tata krama dan sikap yang benar terhadap sesama manusia. Hubungan kita dengan tetangga, masyarakat, dan pemimpin tidak hanya mencerminkan nilai-nilai agama, tetapi juga menentukan keharmonisan hidup bermasyarakat.
Belakangan ini, masyarakat dihebohkan oleh perbincangan terkait seorang tokoh agama, Gus Miftah, akibat sebuah cuplikan video ceramah yang viral di media sosial. Dalam video tersebut, Gus Miftah dianggap melontarkan pernyataan yang kurang pantas terhadap seorang penjual es teh. Kejadian ini menjadi refleksi penting tentang bagaimana seharusnya menjaga akhlak, baik kepada masyarakat biasa, tetangga, maupun pemimpin.
Tetangga adalah orang terdekat dalam kehidupan sehari-hari. Sebagaimana dijelaskan dalam jurnal karya Agusal Syukur, berbuat baik kepada tetangga merupakan salah satu bentuk akhlak terpuji. Hubungan baik dengan tetangga dapat diwujudkan melalui sikap tasawuf (saling tolong-menolong) dan tawadhu (saling menghormati).
Manusia adalah makhluk sosial yang saling membutuhkan. Oleh karena itu, sikap saling membantu menjadi bagian dari ajaran Islam yang mulia. Rasulullah SAW memberikan teladan dalam hal ini, seperti selalu mengucapkan salam kepada anak-anak kecil, memenuhi undangan siapa pun, serta bersikap rendah hati kepada semua kalangan. Sikap ini menunjukkan betapa pentingnya membangun hubungan harmonis dengan masyarakat sekitar.
Baca juga: Wisuda ke-91 UIN RF Palembang Meluluskan 718 Mahasiswa
Kemudian, Akhlak kepada pemimpin juga tidak kalah penting. Pemimpin memiliki peran strategis dalam menentukan arah dan kebijakan masyarakat atau organisasi. Dalam surat Al-Baqarah ayat 147 disebutkan: “Kebenaran itu berasal dari Tuhanmu, maka janganlah kamu termasuk orang-orang yang ragu.” Seorang pemimpin harus menegakkan kebenaran dan berlaku adil kepada semua orang tanpa diskriminasi.
Di sisi lain, anggota atau masyarakat juga memiliki kewajiban untuk menjaga hubungan baik dengan pemimpin, termasuk menghormati, mendukung, dan bersikap sopan. Sikap ini dapat membangun keharmonisan antara pemimpin dan anggotanya, yang pada akhirnya meningkatkan kinerja bersama.
Hal yang sering menjadi sorotan adalah penggunaan lisan atau tutur kata. Perkataan yang baik dan benar dapat menciptakan hubungan yang rukun dan saling menghargai. Sebaliknya, kata-kata yang tidak terjaga bisa menimbulkan konflik dan perpecahan. Rasulullah SAW mengajarkan untuk selalu menjaga lisan agar tidak menyakiti hati orang lain, termasuk dalam berkomunikasi dengan tetangga, masyarakat, maupun pemimpin.
Akhlak yang baik adalah pondasi dalam kehidupan bermasyarakat. Berbuat baik kepada tetangga, menghormati masyarakat, dan menjaga hubungan harmonis dengan pemimpin adalah wujud dari implementasi nilai-nilai Islam. Sikap tawadhu dan saling tolong-menolong merupakan kunci utama membangun hubungan yang harmonis. Dengan menjaga lisan dan bertutur kata baik, kita dapat menciptakan masyarakat yang rukun, damai, dan penuh toleransi.
Marilah kita terus memperbaiki akhlak agar kehidupan bersama menjadi lebih baik, sejalan dengan ajaran Islam yang rahmatan lil alamin.
Penulis: Astridda Rochmah
Editor: Imelda Melanie Agustin
About Post Author
Marshanda
More Stories
Dakwah Kultural: Merawat Keberagaman, Membangun Moderasi
[caption id="attachment_6136" align="aligncenter" width="1599"] Ukhuwahdesain/Maharani[/caption] Penulis: Maharani Artikel – Ukhuwahnews | Indonesia memiliki keberagaman suku, budaya, bahasa, dan agama. Keberagaman...
Permainan Tradisional pada Pendidikan Modern: Kenapa Anak SD Perlu Bermain Kembali?
[caption id="attachment_6131" align="aligncenter" width="1069"] Doc/Kelompok 2 KTIP Mahasiswa Universitas Sriwijaya[/caption] Artikel – Ukhuwahnews | Perkembangan pesat teknologi belakangan ini telah...
Mahasiswa KKN Gelar Seminar Digitalisasi UMKM Menjadi Langkah Strategis Tingkatkan Ekonomi Masyarakat Cambai
[caption id="attachment_6059" align="aligncenter" width="2560"] Dok/Mahasiswa KKN Kelompol 1, Kelurahan Cambai[/caption] Prabumulih – Ukhuwahnews | Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Angkatan...
Mahasiswa KKN UIN RF Kenalkan Pestisida Alami kepada Masyarakat Prabumulih
[caption id="attachment_6052" align="aligncenter" width="1280"] Doc/Mahasiswa KKN Kelompok 24, Kelurahan Sukaraja[/caption] Prabumulih – Ukhuwahnews | Daun pepaya yang selama ini lebih...
Bentengi Remaja dari Pernikahan Dini, Mahasiswa KKN UIN RF Edukasi Siswa SMP Tunas Bakti
[caption id="attachment_6043" align="aligncenter" width="483"] Doc/Mahasiswa KKN Kelompok 24, Kelurahan Sukaraja[/caption] Prabumulih – Ukhuwahnews | Upaya mencegah pernikahan dini di kalangan...
Mahasiswa PPL UIN RF Fakultas Ushuluddin Siap Sukseskan Musda XI MUI Sumsel 2026
[caption id="attachment_6004" align="aligncenter" width="1201"] Doc/PPL UIN RF Fakultas Ushuluddin[/caption] Palembang — Ukhuwahnews | Sejumlah mahasiswa Praktik Pengalaman Lapangan (PPL) dari...


Average Rating