Oleh: Annisaa Syafriani
Saat denting itu bernada,
Kelabunya kan bertandang.
Menyergap raga,
Mengetuk segala tenang yang tidur bak mati suri.
Kutawarkan senyum kelat,
Dalam iringan tak gemerlap.
Menyapa hari kian kelam,
Dengan do’a pelukan hangat menyergap tak jenuh.
Bak purnama tak dapat disangkal,
Kasih hilang tak terkepal,
Dirinya datang tuk menyangkal.
Meronta pada setiap jengkal sayang yang memeluk,
Angin dingin nan asing meraba ragu ragu.
Baca juga: Puisi : Bayangan Diam
Tak pantaskah aku?
Sedetik masa pun tak kau tawar,
Bahkan relungan rindu kau rasakan hambar.
Atau aku harus pergi,
Kau tampak tak pungkiri.
Gulungan karpet merah yang merona,
Dingin yang menggoda,
Kelabu yang tak lagi abu abu.
Kurasa serindunya yang kau cari,
Benarkah sang dewi?
Dalam kelam kau menanti,
Dirinya yang kau cari.
Sedang aku sendiri?
Tak lagi abai pada ragu,
Abaikan hari kian mati.
Dan hati ini,
tertancap,
belati,
Mati.
About Post Author
Putri Ayu Lestari
More Stories
Malang Tubuh Puan
[caption id="attachment_5558" align="aligncenter" width="733"] Sumber/Pinterest[/caption] Penulis: Hidayahni Para puan lahir dalam dekap hangat ibu Diselimuti kasihnya tubuh lugu itu Lalu...
Sunyi yang Disepakati
[caption id="attachment_5491" align="aligncenter" width="960"] Sumber/Freepik[/caption] Di menara gading yang mengaku demokratis, Aklamasi dijatuhkan keras seperti palu Sekali bunyi, nalar terhentikan....
Mencacah Takdir
[caption id="attachment_5306" align="aligncenter" width="734"] Sumber/Pinterest[/caption] Penulis: Bunga Vhiane Queenara Pagi tak lagi membawa kabar mengenai cahaya Hanya aroma tanah yang...
Perempuan Bingung
[caption id="attachment_5141" align="aligncenter" width="640"] Sumber/Pinterest[/caption] Penulis: Hidayahni (Anggota Magang LPM Ukhuwah) Sedari awal mata membuka Dadaku rasa gusar Takut jalanku...
Menelisik Cerita Animisme Runtuh di Desa Sedupi
[caption id="attachment_5105" align="aligncenter" width="1074"] Ukhuwah Desain/Ahmad Hafiz Qudrawi[/caption] Kentalnya unsur animisme tak bisa disangkal sangat kuat terutama di Nusantara, karena...
Ironi Semut
[caption id="attachment_4403" align="aligncenter" width="1280"] Ukhuwahfoto/Manda Dwi Lestari[/caption] Penulis: Manda Dwi Lestari Langit tampak biru, tapi janji mereka masih abu Adanya...


Average Rating